Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkes Pastikan CKG dan Tracing TBC Bisa Jangkau Seluruh Masyarakat

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 00:15 WIB | Oleh:
Wamenkes Pastikan CKG dan Tracing TBC Bisa Jangkau Seluruh Masyarakat Doc: Humas Pemkot Jakpus
Ket. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus meninjau posko pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) terintegrasi tracing Tuberkulosis (TBC) di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat pelaksanaan tracing TBC sekaligus layanan CKG bagi warga di tingkat RW.

Benjamin menilai program CKG tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan kesehatan. Ia mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang menjalankan tracing TBC hingga menjangkau masyarakat di tingkat kecamatan.

“Program CKG memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan kesehatan secara mudah, cepat, serta terjangkau. Kami mengapresiasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang menjalankan tracing TBC hingga menjangkau masyarakat di tingkat kecamatan,” kata Benjamin Paulus saat konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (21/8) lalu.

Selain itu, Benjamin meninjau perangkat Remedi asal Korea Selatan berupa sistem radiografi digital portabel untuk mendukung pemeriksaan kesehatan. Perangkat tersebut dinilai membantu mempercepat diagnosis pasien, baik saat digunakan di rumah sakit maupun lokasi lain.

“Perangkat Remedi mendukung diagnosis secara cepat melalui sistem radiografi digital portabel untuk pemeriksaan kesehatan di berbagai lokasi. Alat ini dapat digunakan di rumah sakit maupun lapangan, sehingga membantu mempercepat pemeriksaan pasien dan penanganan medis,” kata Benjamin.

Sementara, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Eric P.Z. Lumbun, mengatakan penguatan tracing TBC menjadi bagian dari upaya pemerintah menjangkau pasien dan keluarga mereka sekaligus mewujudkan Jakarta bebas TBC. Ia juga mengapresiasi pengadaan alat rontgen Remedi yang berukuran minimalis sehingga mudah dibawa ke berbagai lokasi pemeriksaan.

“Kita akan tunggu pendistribusian alat rontgen tersebut. Informasinya akan disebar di setiap puskesmas kecamatan,” kata Eric.

Eric menjelaskan alat Remedi dapat memeriksa paru-paru, perut, serta sejumlah bagian tubuh lainnya secara cepat dan praktis. Ia berharap warga terindikasi TBC menjalani pengobatan berkala, mengikuti anjuran dokter, dan menyelesaikan konsumsi obat sesuai ketentuan.

“Mari sama-sama kita jaga diri dan anggota keluarga dari TBC. Ikuti anjuran dokter, konsumsi obat, makanan bergizi, dan terapkan pola hidup sehat,” kata Eric. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
    Nomor Telepon Call Center (Easycash) 24 Jam ...
    Hubugi Nomor WhatsApp (Shopee Spinjam) layanan Customer Service ...
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
  • Rusun Manggarai Dibangun 24 Lantai, KAI Targetkan Rampung dalam 18 Bulan
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...

Josh Brolin Konfirmasi Sicario 3 Segera Dibuat

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Josh Brolin Konfirmasi Sica...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.