Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat memberikan sambutannya di acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, Sabtu (22/8).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif (ekraf) berkembang melalui akses pembiayaan, digitalisasi, pemasaran, hingga pengembangan potensi daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan setidaknya terdapat empat strategi yang menjadi ruang kerja sama kedua pihak yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf).

“Jadi penguatan yang kami ingin kolaborasi dengan BI adalah kaitannya dengan creative financing, creative digitalization, creative market access dan hingga pengembangan ekraf berbasis potensi daerah,” kata Riefky dalam sambutannya di acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, Sabtu.

Riefky menjelaskan kolaborasi berupa strategi pendanaan dan pembiayaan, antara lain melalui forum bisnis untuk mempertemukan pelaku ekraf dengan akses pembiayaan dan mitra usaha.

Selain itu, kolaborasi juga diarahkan untuk mengaktivasi ruang-ruang kreatif yang dimiliki komunitas di berbagai daerah. Menurut Riefky, ruang kreatif tidak hanya berada di ibu kota provinsi, tetapi tersebar di berbagai daerah dan memiliki potensi untuk dikembangkan.

“Aktivasi ruang publik, seperti BI kan sudah ada Rumah Kreatif BI, tetapi kita diharapkan berkolaborasi juga untuk mengaktivasi yang dimiliki oleh komunitas yang di luar ibu kota provinsi. Itu juga banyak sekali yang bisa kita aktivasi,” katanya.

Riefky menilai penguatan kolaborasi dengan BI juga penting untuk memperbaiki pencatatan kontribusi ekonomi kreatif, khususnya pada ekspor jasa melalui pengembangan platform Big Data Ekraf.

Ia menjelaskan, selama ini data ekspor ekraf lebih banyak menangkap produk fisik yang dikirim melalui kontainer laut maupun kargo udara. Sementara itu, aktivitas ekonomi dari jasa kreatif berbasis digital belum seluruhnya tercatat.

Karena itu, Kemenekraf bersama BI akan mendorong agar aktivitas jasa kreatif yang dilakukan melalui platform digital dapat teridentifikasi dan tercatat dengan lebih baik. Dengan demikian, kontribusi sektor ekraf terhadap penerimaan devisa nasional juga dapat tergambarkan secara lebih akurat.

“Kita akan berkolaborasi dengan BI juga bagaimana pencatatan jasa kreatif terutama melalui platform digital ini juga bisa tercatat. Sehingga devisa kita juga bisa tercatat dengan baik," katanya.

Kemenekraf dan BI juga melakukan pengembangan sistem pemasaran melalui pemetaan data dan pasar. Dan juga strategi pemberian insentif, termasuk pengembangan skema insentif untuk inovasi berbasis ramah lingkungan atau green creative economy.

Menurut Riefky, perkembangan sektor ekraf pada 2025 menunjukkan pertumbuhan signifikan dari sisi investasi, ekspor, tenaga kerja, maupun kontribusinya terhadap PDB. Data tersebut dihitung berdasarkan 238 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Dari sisi investasi, sektor ekraf menyumbang sekitar 9,5 persen dari realisasi investasi nasional dan telah mencapai 134 persen dari target dalam RPJMN. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi sektor ekraf juga telah mendekati 50 persen dari target tahun berjalan.

Riefky menambahkan, KKI yang diinisiasi BI menjadi salah satu wadah penting untuk memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas, kualitas, kontinuitas, hingga akses pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perbaikan Subsidi harus Bersamaan dengan Percepatan Transisi ke Energi Terbarukan
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini, saya sangat sepakat dengan ...
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Norwegia Khawatir AS Bakal ...

Pagelaran Sabang Merauke

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pagelaran Sabang Merauke
Luar Negeri
Kanada Terus Berunding deng...
Nasional
Pengungkapan penyelundupan ...
Luar Negeri
Patuhi AS, UEA Kini Didesak...
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.