Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sandang Status UNESCO Media Arts, Malang Diminta Menekraf Buka Lapangan Kerja Inklusif

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 23:27 WIB | Oleh:
Sandang Status UNESCO Media Arts,  Malang Diminta Menekraf Buka Lapangan Kerja Inklusif Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan sesuai mengunjungi Festival Mbois 11 yang diselenggarakan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (22/8) malam.

MALANG, JAWA TIMUR - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyatakan status Kota Kreatif UNESCO bidang Media Arts yang disandang oleh Kota Malang, Jawa Timur harus mampu menjadi landasan terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Kota Malang kan sudah sebagai Kota Media Arts UNESCO, ini tidak boleh berhenti karena harus menjadi starting point untuk memberikan dampak, seperti lapangan pekerjaan," kata Riefky seusai berkunjung ke Festival Mbois 11 yang diselenggarakan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu malam.

Riefky menyatakan ketersediaan lapangan pekerjaan di bidang ekraf mampu memberikan peluang bagi masyarakat untuk menjalani hidup lebih sejahtera.

Tak hanya itu, ia memandang, dengan lapangan pekerjaan yang melimpah maka masalah pengangguran bisa tertangani dan ekonomi di wilayah setempat bergerak lebih masif.

Riefky menyampaikan jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif saat ini total mencapai 27,4 juta jiwa, dari angka itu sebanyak 63 persen merupakan Generasi Z dan milenial.

Dari data yang ada pula, lanjutnya dari total 27,4 juta pekerja di sektor ekraf, sebanyak 58 persen diantaranya merupakan perempuan. Terbukanya lapangan pekerjaan bidang ekraf mampu melahirkan inklusivitas pada dunia kerja.

"Pengangguran terbuka di Indonesia dari 7,5 juta orang dan 82 persen Generasi Z serta milenial, lapangan pekerjaan yang diminati mereka adalah ke sektor ekraf. Sebetulnya sektor ini dapat menurunkan angka pengangguran terbuka di seluruh daerah," ucapnya.

Oleh karena itu, Riefky mengingatkan seluruh pihak di Kota Malang, seperti pemerintah daerah setempat, asosiasi, akademisi, media, dan lembaga keuangan agar memberikan dukungan penuh terhadap pelaku usaha ekraf agar berkembang dan mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, dirinya mengapresiasi keberadaan gedung Malang Creative Center (MCC) karena benar-benar difungsikan sebagai creative hub yang mampu menghadirkan 1.100 sampai 1.200 program setiap bulan.

"Itu sudah maksimal, tetapi ternyata tidak cukup di situ karena di Stadion Gajayana ini mau diaktivasi juga, ini luar biasa dan langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
    Nomor Telepon Call Center (Easycash) 24 Jam ...
    Hubugi Nomor WhatsApp (Shopee Spinjam) layanan Customer Service ...
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
  • Rusun Manggarai Dibangun 24 Lantai, KAI Targetkan Rampung dalam 18 Bulan
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.