Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Target Ambisius Pemprov DKI: 167 Ribu Warga Ditarget Keluar dari Garis Kemiskinan

📅 Jumat, 19 Des 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Target Ambisius Pemprov DKI: 167 Ribu Warga Ditarget Keluar dari Garis Kemiskinan Doc: Pexels

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan secara terukur dan berkelanjutan. Targetnya tidak main-main, yakni menggraduasi sekitar 69,51 ribu hingga 167,27 ribu warga Jakarta keluar dari garis kemiskinan dalam lima tahun ke depan.

Komitmen tersebut disampaikan Rano Karno saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan DKI Jakarta Triwulan IV Tahun 2025. Rapat digelar di Ruang Rapat Besar Wakil Gubernur, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/12).

Rano menyampaikan bahwa target graduasi kemiskinan tersebut disusun secara realistis dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah yang kuat. Menurutnya, dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta menjadi modal penting untuk memastikan program berjalan konsisten.

Ia menekankan bahwa penanganan kemiskinan tidak boleh dipahami sebagai proyek jangka pendek atau sekadar pembangunan fisik. Fokus utama, kata Rano, harus pada manusia sebagai subjek utama pembangunan.

"Kemiskinan bukan proyek fisik, tetapi soal manusia. Tidak ada gunanya membangun infrastruktur jika manusianya tidak kita gerakkan dan berdayakan," ujar Rano Karno dalam forum tersebut.

Meski memiliki kekuatan fiskal, Rano mengingatkan bahwa keberhasilan penurunan kemiskinan sangat bergantung pada ketepatan sasaran dan koordinasi lintas sektor. Tanpa kerja sama yang solid, program berisiko tidak efektif meski anggarannya besar.

Pemprov DKI Jakarta menargetkan tingkat kemiskinan dapat ditekan hingga berada di kisaran 1,82 persen sampai 2,91 persen pada 2030. Target ini selaras dengan arah pembangunan jangka menengah daerah 2025-2029 yang menempatkan kesejahteraan warga sebagai prioritas utama.

Rano menegaskan peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan sebagai simpul utama kolaborasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Ia menyebut penanggulangan kemiskinan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh satu instansi.

"Penanggulangan kemiskinan harus dikerjakan bersama, lintas sektor, dan saling melengkapi. Dengan koordinasi yang kuat, target graduasi kemiskinan bisa dicapai secara berkelanjutan," tegasnya.

Dalam arahannya, Rano menekankan tiga prinsip kunci yang wajib dijaga agar program penanggulangan kemiskinan tepat sasaran. Ketiga prinsip tersebut adalah akurasi data, ketepatan intervensi sesuai akar masalah, serta ketepatan waktu penyaluran manfaat.

Menurut Rano, kegagalan pada satu aspek saja bisa membuat seluruh kebijakan tidak efektif. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bekerja dengan standar yang sama dan berbasis data yang terintegrasi.

Dalam Rakorda tersebut, TKPK DKI Jakarta juga menetapkan dua fokus utama untuk tahun mendatang. Fokus pertama adalah optimalisasi pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional untuk kelompok desil 1 hingga 5.

Fokus kedua adalah penguatan konvergensi program lintas sektor agar bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan layanan dasar saling terhubung. Langkah ini diharapkan mencegah tumpang tindih kebijakan dan meningkatkan dampak nyata di lapangan.

Untuk mendukung strategi tersebut, Dinas Sosial bersama Diskominfotik dan Bappeda DKI Jakarta tengah menyiapkan platform digital berbasis DTSEN. Platform ini akan digunakan untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan secara real time mulai Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mau Meliput Krakatau, 5 Wartawan “Hilang” Sudah Ditemukan, Mampir di Pulau yang Susah Sinyal
    Syukurlah ....
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
Ekonomi
Panen raya bawang merah di ...

Semburan asap di Pasar Baru

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Advertisement
Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Basarnas Cari Lima Wartawan yang Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.