Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ramai-ramai Tanam Pohon, BKSDA Bali Gandeng LSM dan Komunitas Reboisasi TWA Gunung Batur

📅 Minggu, 14 Des 2025, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ramai-ramai Tanam Pohon, BKSDA Bali Gandeng LSM dan Komunitas Reboisasi TWA Gunung Batur Doc: BKSDA Bali
Ket. BKSDA Bali bersama LSM dan komunitas menanam pohon di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (14/12/2025).

BANGLI - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menggandeng sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas melakukan reboisasi di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, Kintamani, Kabupaten Bangli.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi kawasan hulu," kata Kepala BKSDA Bali Ratna Hendratmoko di Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Minggu.

Sebanyak 3.000 bibit pohon ditanam terdiri atas jenis ampupu, beringin dan cemara gunung.

Jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi kawasan Gunung Batur serta berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan kawasan hulu.

Penanaman dilakukan di Yeh Mampeh, Blok Bukit Payang di sela pelaksanaan Bali Reforestation Festival (BRF) XVIII bersama Yayasan Bali Hijau Lestari (YBHL), dan Asia Green Forest Network (AGFN) Japan.

Adapun lokasi penanaman itu telah ditetapkan sebagai area rehabilitasi di dalam kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang.

Kawasan Kintamani dengan karakter lahan berbatu dan berpasir dinilai sebagai lokasi yang memerlukan perhatian berkelanjutan dalam upaya rehabilitasi kawasan hutan.

Reboisasi itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari komunitas lingkungan, mahasiswa, institusi pendidikan, dunia usaha, tenaga kesehatan, hingga relawan lintas profesi.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap upaya rehabilitasi kawasan konservasi.

Ketua YBHL I Nyoman Gede Bayu Wiratama Suwedia menambahkan gerakan itu tidak hanya difokuskan di kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang, tetapi juga akan dilaksankan ke kawasan konservasi lainnya.

BKSDA Bali berada di bawah Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, bertanggung jawab dalam pengelolaan lima unit kawasan konservasi, seluas total 6.284,36 hektare.

Kawasan konservasi itu, yakni Cagar Alam (CA) Batukau seluas 1.773,80 hektare, TWA Danau Buyan, Tamblingan (1.847,38 hektare), TWA Sangeh (13,91 hektare), TWA Gunung Batur Bukit Payang (2.075 hektare), dan TWA Panelokan seluas 574,27 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.