Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu dari Tasikmalaya Berkenalan Pria Cianjur di Media Sosial, Eee... Ternyata Bermotif Berikut

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 13:15 WIB | Oleh:
Ibu dari Tasikmalaya Berkenalan Pria Cianjur di Media Sosial, Eee... Ternyata Bermotif Berikut Doc: ist
Ket. hati-hati berkenalan di media sosial

CIANJUR – Warga Cianjur mesti berhati-hati dengan orang yang tiba-tiba memiliki bayi. Sebab beberapa hari lalu terjadi penculikan bayi di Taksimalaya, ternyata diculik kenalan sang ibu bayi, di media social. Bai dibawa ke Cianjur. Kepolisian Resor Tasikmalaya menangkap seorang pria karena menculik bayi berusia dua bulan di daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Maling selanjutnya dibawa ke Tasikmalaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Pelakunya kami amankan di Cianjur,"  kata Plt Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Ipda Agus Yusup Suryana kepada wartawan di Tasikmalaya, Sabtu.

Ia menuturkan, kepolisian mendapat laporan dari ibu bayi tersebut berinisial WR (41) bahwa anaknya dibawa kabur oleh seorang pria yang diketahui bernama WD (41) saat berada di Masjid Agung Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (6/2).

Adanya laporan itu, kata Agus, jajarannya langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan mengejar pelakunya yang akhirnya dapat diketahui keberadaan pelaku di luar kabupaten yakni daerah Cianjur. "Kami berhasil mengungkap terduga pelaku culik bayi kurang dari 24 jam pasca pelaporan," katanya.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya Aiptu Josner Ringgo menambahkan, tim berhasil mendeteksi keberadaan pelaku yang berada di luar kota di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur atau berjarak seratusan kilometer dari Tasikmalaya.

Tim khusus tersebut kemudian mengamankan bayi yang diculiknya dengan keadaan sehat dan selamat berada di rumah kontrakan kakak kandung pelaku. "Kami bergerak malam tadi. Kami mengetahui titik terduga pelaku di luar kota dan langsung bergerak. Untuk bayinya sehat dan selamat," katanya.

Selanjutnya pelaku masih menjalani pemeriksaan hukum di Markas Polres Tasikmalaya untuk dilakukan pendalaman terkait motif menculik bayi berusia dua bulan dari ibunya yang sempat dikenali pelaku di media sosial.

Sebelumnya, ibu korban warga Kecamatan Leuwisari, Tasikmalaya, dan pelaku sudah saling kenal di media sosial, dan beberapa kali bertemu di Tasikmalaya. Pada Jumat (6/2) korban dan pelaku kembali bertemu di area Masjid Agung Singaparna.

Ibu korban awalnya tidak curiga terhadap lelaki yang sudah dikenalnya itu, tapi tiba-tiba merebut bayi kemudian melakukan pengancaman akan melukai anaknya jika berteriak. Pelaku kemudian membawa bayi tersebut menggunakan bus umum, sementara ibu korban tidak berdaya karena takut terhadap keselamatan bayinya yang akan dilempar apabila melawan.

Akhirnya korban pasrah, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi, selanjutnya tim dari Polres Tasikmalaya bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.