Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Batang Datangkan Dua Alat Berat ke Empat Lokasi Longsor

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 07:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Batang Datangkan Dua Alat Berat ke Empat Lokasi Longsor Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang Endro Suryono.

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendatangkan dua alat berat ke empat lokasi longsor Desa Pranten, Kecamatan Bawang, untuk membuka akses jalan Rejosari-Pranten yang kini masih tertimbun tanah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang, Endro Suryono, di Batang, Kamis (05/2), mengatakan hingga kini masih ada beberapa lokasi tanah longsor yang membutuhkan penanganan lebih lanjut agar warga tidak terisolasi.

"Masih ada sekitar empat titik longsoran. Dua unit ekskavator masih terus bekerja di lokasi yang diperkirakan butuh waktu sekitar satu pekan lagi untuk menyelesaikan sisa material longsor," katanya.

Ia mengingatkan pentingnya perubahan pola tanam di wilayah rawan longsor karena selama ini warga yang berada di lokasi itu lebih memilih menanam tanaman kentang.

Budi daya tanaman kentang di lereng bukit, kata dia, berkontribusi terhadap kerentanan tanah yang berpotensi longsor.

"Ke depan kami berharap warga bisa mengubah pola tanam dengan menanam tanaman keras, seperti kopi. Jangan lagi ditanam kentang karena itu memicu longsor," katanya.

Pemerintah daerah berharap, dengan penanganan darurat yang berkelanjutan serta perubahan pola pemanfaatan lahan maka risiko bencana serupa dapat diminimalkan dan warga bisa kembali beraktivitas dengan aman.

Kepala Bidang Kegawatdaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batang Fajeri mencatat ada dua jalur utama yang sempat tertimbun longsor tetapi baru satu jalur dapat dibuka.

"Ada dua jalur yang tertimbun longsor yaitu satu jalur sudah bisa dilalui yakni Rejosari melalui Geodipa. Akan tetapi untuk jalur Rejosari menuju Pranten sampai sekarang masih tertutup sisa material longsoran," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.