Trump Minta Thailand-Kamboja Patuhi Gencatan Senjata
📅 Selasa, 09 Des 2025, 15:42 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap Kamboja dan Thailand sepenuhnya mematuhi komitmen gencatan senjata mereka setelah bentrokan mematikan di sepanjang perbatasan yang disengketakan.
“Presiden Trump berkomitmen untuk terus menghentikan kekerasan yang berkelanjutan dan berharap pemerintah Kamboja dan Thailand sepenuhnya menghormati komitmen mereka untuk mengakhiri konflik ini,” kata seorang pejabat senior pemerintah yang berbicara dengan syarat anonim kepada Anadolu pada Senin (8/12).
Pernyataan itu muncul setelah Thailand melancarkan serangan udara pada Senin dini hari sebagai respons atas serangan sebelumnya oleh pasukan Kamboja yang menewaskan sedikitnya satu tentara Thailand dan melukai beberapa lainnya,
Serangan tersebut mengancam perjanjian gencatan senjata rapuh yang ditandatangani kedua negara pada Oktober di Kuala Lumpur dengan kehadiran Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Ketegangan antara kedua negara bertetangga itu meningkat pada bulan lalu setelah Thailand menangguhkan langkah-langkah deeskalasi menyusul ledakan ranjau darat di provinsi Si Sa Ket yang melukai empat tentara Thailand.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Juli, Kamboja dan Thailand telah menyepakati gencatan senjata tanpa syarat dalam pertemuan trilateral yang dipimpin Anwar, mengakhiri berminggu-minggu ketegangan berat di perbatasan. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!