Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanada-Indonesia Perluas Kerja Sama Pelatihan Militer

📅 Rabu, 03 Des 2025, 22:27 WIB | Oleh:
Kanada-Indonesia Perluas Kerja Sama Pelatihan Militer Doc: AFP/NATO

JAKARTA - Indonesia dan Kanada sepakat memperluas skema pertukaran pengalaman dan pelatihan militer, serta menjajaki potensi pembentukan kerja sama antara Indonesia, Kanada, dan PBB untuk standardisasi kurikulum pelatihan penyiapan pasukan perdamaian.

Menurut siaran pers KBRI Ottawa yang diterima di Jakarta, Rabu (3/12), kesepakatan tersebut terbentuk saat Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab berkunjung ke Peace Support Training Center (PSTC) yang bermarkas di Canadian Forces Base (CFB) Kingston pada 1 Desember 2025.

Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas Indonesia, terutama Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, untuk menjadi pusat pelatihan misi perdamaian di kawasan.

“Targetnya adalah meningkatkan kapasitas dan standar operasi pasukan perdamaian PBB dari kedua negara, dengan perhatian khusus pada peningkatan peran peacekeepers, termasuk peacekeepers perempuan,” kata Dubes Muhsin.

Menurut Dubes Muhsin, komitmen kerja sama tersebut selaras dengan resolusi 2538 Dewan Keamanan PBB terkait isu penjagaan perdamaian dan perempuan, perdamaian dan keamanan, yang diinisiasi Indonesia saat presidensi Indonesia di Dewan Keamanan PBB pada 2020.

Dia pun menegaskan bahwa pelatihan standar tinggi sangat penting guna memastikan perempuan pasukan penjaga perdamaian Indonesia dapat menciptakan operasi perdamaian yang lebih efektif, humanis, dan responsif.

Sementara itu, Komandan PSTC, Letnan Kolonel P. Carl Chevalier, menilai bahwa kemitraan antara Indonesia dan Kanada merupakan kemitraan yang sempurna.

“Indonesia membawa pengalaman operasional yang taktis dan terkini serta komitmen kuat pada agenda Women, Peace and Security. Sementara Kanada menyediakan sistem pelatihan teruji dengan jaringan ahli global. Bersama, kita akan mencetak pasukan perdamaian yang lebih efektif,” kata Letkol Chevalier.

Untuk mempererat kemitraan, Komandan PSTC tersebut telah menyatakan rencananya untuk melakukan kunjungan balasan ke Indonesia pada semester pertama 2026.

Menurut KBRI Ottawa, lebih dari 700 personel TNI telah menempuh pelatihan di PSTC dan Canadian Defence Academy, dan saat ini terdapat dua personel TNI yang sedang menjalani pelatihan khusus di kompleks militer Fort Frontenac, Kingston. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Ada Demo di Monas dan Gedun...
Olahraga
Liga Champions: Liverpool W...
Daerah
BMKG: Cuaca di Pulau Jawa D...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.