Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surga Baru Burung Migran, Danau Tiongkok Jadi Destinasi Utama Migrasi

📅 Senin, 24 Nov 2025, 20:55 WIB | Oleh:
Surga Baru Burung Migran, Danau Tiongkok Jadi Destinasi Utama Migrasi Doc: Istimewa
Ket. Burung Openbill Asia

CHENGDU - Jumlah spesies burung di Danau Qionghai di Kota Xichang, Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, mencapai rekor tertinggi, yaitu 310 ekor tahun ini, dengan semakin banyaknya burung yang bermigrasi dan menjadi penghuni tetap berkat kondisi ekologi yang membaik, seperti diungkapkan pihak berwenang setempat pada Minggu (23/11).

Pusat konservasi Taman Lahan Basah Nasional Qionghai melaporkan peningkatan tersebut, mengaitkannya dengan peningkatan restorasi lingkungan dan berkurangnya gangguan dari manusia.

Yang Jun, seorang insinyur senior di biro kehutanan dan padang rumput Xichang, mengatakan bahwa tujuh spesies yang bermigrasi, termasuk burung coot Eurasia, Kareo padi (white-breasted waterhen), dan openbill Asia, kini menetap sebagai penghuni.

Data pemantauan menunjukkan bahwa danau tersebut menjadi rumah bagi 120 spesies burung pada 2014, dan jumlahnya meningkat menjadi 302 spesies pada 2024 sebelum mencapai total 310 spesies saat ini.

Di antara spesies-spesies tersebut, lima di antaranya merupakan burung kelas satu dan 47 burung kelas dua yang dilindungi secara nasional, termasuk spesies langka seperti burung swamphen ungu dan merganser Tiongkok, yang hidup dengan baik di danau ini.

Danau Qionghai, danau pedalaman terbesar kedua di Sichuan, mengalami degradasi yang parah dari tahun 1960-an hingga 1990-an akibat reklamasi lahan, sehingga ukurannya menyusut dan jumlah spesies burung di sana berkurang hingga tinggal 20 ekor.

Upaya konservasi baru-baru ini, seperti proyek-proyek untuk memulihkan zona tepi danau, merelokasi lebih dari 50.000 penduduk, dan menciptakan 20.000 mu (sekitar 1.333 hektare) lahan basah, menghidupkan kembali garis pantai alami sepanjang lebih dari 30 kilometer.

Para pengamat burung mencatat adanya perluasan habitat dan peningkatan keanekaragaman di daerah ini, dengan Qionghai yang kini terdaftar sebagai salah satu lokasi pengamatan burung terbaik di Sichuan.

Tiongkok, koridor migrasi utama dengan empat dari sembilan jalur penerbangan global utama, telah menetapkan lebih dari 2.200 kawasan lindung lahan basah dan 82 lahan basah yang penting secara internasional, mempertahankan cakupan lahan basah yang stabil di tengah komitmen lingkungan internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Dinkes: Wabah ISPA Ancam Dua Kota di Provinsi Banten

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...
Olahraga
Penonton Boleh Hadir di Sta...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Daerah
BNPB: Karhutla di Magetan d...

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.