Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Penguatan Pendidikan untuk Atasi Kemiskinan

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Lalu apa yang jadi tujuan dari pembangunan sekolah-sekolah yang terintegrasi ini?

Sektor pendidikan akan menjadi prioritas utama dalam program pengentasan kemiskinan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pendidikan vokasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Jadi, bagaimana kita me-matching-kan antara supply side di sektor pendidikan dengan demand side di sektor tenaga kerja, baik itu tenaga kerja di dalam negeri maupun tenaga kerja di luar negeri. Jadi, ini mempersiapkan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri, baik di level bawah maupun level yang teknologi tinggi, serta juga untuk pekerja migran.

Termasuk adalah bagian dari penyiapan kemampuan berbahasa, mengenal budaya, selain kemampuan-kemampuan teknis, dan ini dilakukan secara sinergis, melibatkan banyak sekali kementerian karena ini bukan berbicara dari supply side di sektor pendidikan, tapi juga demand side di sektor tenaga kerja. Itu penugasan yang paling utama bagian dari pengentasan kemiskinan.

Lalu bagaimana dengan langkah untuk memperkuat pendidikan vokasi?

Kemenko PMK menilai upaya penanggulangan kemiskinan harus berjalan dengan penguatan sektor pendidikan.

Kami ditugaskan oleh pak Presiden Prabowo untuk memperkuat pendidikan vokasi agar masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Ini juga menjadi kunci penting dalam menekan angka kemiskinan.

Saya berharap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui vokasi pendidikan mampu membuka lebih banyak peluang kerja. Selain itu, hal tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Kalau pendidikan vokasi kuat, masyarakat bisa mandiri secara ekonomi. Itu artinya, kita tidak hanya membantu keluar dari kemiskinan, tapi juga mencegah mereka jatuh kembali ke dalamnya.

Penguatan SDM tidak hanya menyangkut peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga keterhubungan dengan ketersediaan dan penciptanya lapangan kerja yang berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pak Presiden juga meminta untuk mengkaji pengembangan sekolah terintegrasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Permasalahan mendasar kesehatan yang perlu dituntaskan oleh pemerintah saat ini yaitu mengenai stunting dan TBC. Tanggapan Anda terkait masalah ini?

Permasalahan mendasar bidang kesehatan di Indonesia yaitu stunting dan tuberkulosis (TBC) harus segera dituntaskan. Ini permasalahan kita bersama dan memerlukan penanganan yang sangat cepat dan Presiden sudah perintahkan kepada kabinet untuk percepatan.

Penanganan masalah kesehatan seperti stunting dan tuberkulosis ini juga memerlukan peran sentral dari ahli kesehatan masyarakat. Nah inilah peran sentral dari para ahli kesehatan masyarakat yang pendekatannya tidak hanya dengan perangkat teknis medis yang klinikal, tetapi juga sosial dan gaya hidup, termasuk kesehatan hewan dan kesehatan alam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Ekonomi
Manufaktur Diperkuat, Keyak...
Daerah
Mahasiswa ITS Rancang Sanit...
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.