Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Melemah Lanjutan Hari Ini (6/5)

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Lanjutan Hari Ini (6/5) Doc: IST

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan kembali melemah, hari ini (6/5). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen yang berasal dari global.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat investor cenderung wait and see atau menanti keputusan final konkrit soal kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) daripada hanya sekedar pernyataan Presiden Donald Trump dan pejabat. Investor juga mengantisipasi hasil FOMC pekan ini. Selain itu, investor menantikan data ekonomi, ISM service AS yang akan dirilis dan diperkirakan masih kuat dan ekspansi sehingga akan mendukung dollar AS.

Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (6/5), bergerak di kisaran 16.400 - 16.550 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah terbatas.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (5/5), di Jakarta melemah sebesar 17 poin atau 0,11 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.455 rupiah per dollar AS.

“Pelemahan kurs rupiah dipengaruhi ketidakpastian yang terus berlanjut atas tarif perdagangan AS,” kata pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.