Kolaborasi Multipihak Dibutuhkan untuk Atasi Timbunan Sampah Plastik di Laut yang Kian Meningkat
📅 Jumat, 07 Nov 2025, 22:02 WIB | Oleh: Vitto BudiSesi kedua membahas tentang praktik baik dan inovasi dalam pengelolaan sampah dari Jepang dan Filipina. Sesi tersebut menekankan perlunya upaya lokalisasi inovasi dalam tata kelola sampah, dengan mempertimbangkan konteks spesifik di tingkat kota/kabupaten maupun provinsi. Hal itu menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas institusional pada tingkat pemerintah daerah, sekaligus peningkatan akuntabilitas produsen dalam mengurangi timbulan sampah plastik.
Sementara di sesi terakhir atau ketiga, Cheer Chen, Chief Executive Officer (CEO) Azure Alliance dan Yu Ting Tseng, Co-founder dan Sekretaris Jenderal di Azure Alliance membahas ‘Inovasi berbasis teknologi dalam mitigasi sampah plastik laut di Indo-Pasifik berdasarkan pengalaman dari Taiwan’.
Presentasi dari keduanya memperkenalkan program unggulan dari Azure Alliance untuk mengatasi sampah laut berbasis teknologi. Program tersebut memanfaatkan kapal pemungut sampah tanpa awak yang dapat beroperasi dengan mudah di badan air.
Azure Alliance organisasi nirlaba yang bergerak di bidang konservasi ekosistem laut mengembangkan inisiatif tersebut secara multipihak dengan mengintegrasikan dukungan dari pemerintah, sektor pendidikan dan penelitian, serta kontribusi dari berbagai perusahaan swasta, seperti Acer dan Google.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan yang diinisiasi THC dan OAC tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan yang terlibat dalam tata kelola penanganan sampah laut. Dengan demikian, praktik-praktik baik di berbagai wilayah di Indo-Pasifik dapat diperluas pada tingkat kawasan dan dikontekstualisasikan sesuai dengan kondisi lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!