Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Commuter Gelar Kampanye Antikekerasan Seksual Secara Serentak

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 14:59 WIB | Oleh:
KAI Commuter Gelar Kampanye Antikekerasan Seksual Secara Serentak Doc: RRI/Danang Sundoro

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mencatat 54 laporan kekerasan seksual sepanjang 2025 pada seluruh wilayah operasional. Menyikapi hal itu PT KAI Commuter menggelar aksi sosialisasi edukatif guna meningkatkan standar keamanan bagi setiap para pengguna jasa.

Penyelenggaraan kampanye ini merupakan salah satu cara guna meminimalkan risiko gangguan keamanan pada seluruh area transportasi publik. Kampanye guna menyebarluaskan semangat perlindungan terhadap kaum perempuan berlangsung pada peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4) lalu.

Kegiatan kampanye keselamatan tersebut menyasar para pengguna jasa mulai wilayah Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Jabodetabek secara serentak. KAI Commuter berupaya menciptakan ruang inklusif serta memberikan rasa aman kepada seluruh kaum perempuan Indonesia.

"Jumlah 54 kasus yang dilaporkan sepanjang tahun lalu menunjukkan bahwa pengguna Commuter Line kini semakin sadar dan berani untuk bersuara. Kami mengapresiasi keberanian para korban maupun saksi yang melaporkan kejadian tersebut, karena ini adalah langkah awal yang krusial untuk memutus rantai kekerasan seksual di transportasi publik," ujar Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, kepada wartawan.

Pihak manajemen melakukan evaluasi berkala terkait laporan tindakan asusila yang disampaikan secara mandiri oleh masyarakat. KAI Commuter memastikan pemberian bantuan pendampingan proses hukum demi menjamin terpenuhinya setiap hak asasi bagi para korban.

Langkah tegas tersebut diambil sebagai upaya perusahaan untuk memberikan sanksi hukum yang bersifat mengikat kepada setiap pelaku kejahatan. Seluruh relawan membagikan materi edukasi mengenai pencegahan kriminalitas dan meminta tanda tangan komitmen dari ribuan kalangan penumpang.

“Dengan kolaborasi antara petugas dan pengguna, Commuter Line optimis dapat menjadi moda transportasi yang paling aman dan ramah bagi semua,” ujar Karina.

Bella, pengguna KRL, memberikan respon sangat positif mengenai pelaksanaan aksi edukatif di lapangan. Penumpang muda tersebut sangat mendukung upaya pencegahan tindak kriminalitas pelecehan guna meningkatkan kenyamanan saat sedang dalam perjalanan.

"Saya pikir ini adalah hal yang baik, mengingatkan terus untuk stop pelecehan seksual. Dan untuk para korban untuk berani melaporkan kepada petugas, agar adanya efek jera bagi mereka" kata Bella di Stasiun Sudirman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.