Transformasi Digital, Bank Jakarta Tampilkan Wajah Baru yang Lebih Modern dan Dekat Nasabah Melalui Laman bankjakarta.co.id
📅 Senin, 10 Agu 2026, 21:00 WIB | Oleh: Vitto BudiJAKARTA- Bank Jakarta terus melakukan transformasi digital dengan mengenalkan wajah barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id. Transformasi digital tersebut sebagai bagian dari langkah perseroan membangun pengalaman perbankan yang lebih modern, mudah digunakan, intuitif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
Pengenalan wajah digital baru Bank Jakarta dilakukan bersamaan dengan acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (9/8). Acara berlangsung semarak dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, jajaran Pemprov DKI Jakarta, manajemen Bank Jakarta, pelatih dan pemain Persija, serta perwakilan The Jakmania.
Pada kesempatan itu, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan perubahan tersebut tidak sebatas mengganti alamat laman dari bankdki.co.id menjadi bankjakarta.co.id. Lebih dari itu, perubahan tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh untuk menghadirkan pengalaman digital yang mencerminkan wajah baru Bank Jakarta.
“Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” ujar Agus.
Menurut Agus, perkembangan Jakarta sebagai kota global harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan perbankan. Bank Jakarta dituntut untuk menjadi institusi yang semakin modern, profesional, sehat, kompetitif, sekaligus tetap dekat dengan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, transformasi digital tidak dipandang sebagai perubahan tampilan semata. Bank Jakarta ingin membangun kepercayaan masyarakat melalui layanan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.
“Transformasi bukan tentang mengatakan bahwa Bank Jakarta sudah sempurna. Transformasi adalah keberanian untuk terus menjadi lebih baik,” tegasnya.
Bank Jakarta tambahnya tidak ingin masyarakat memilih jadi nasabah semata-mata karena statusnya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepercayaan nasabah harus dibangun melalui kualitas dan kemampuan Bank Jakarta memberikan layanan terbaik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami milik Pemprov DKI. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun,” katanya.
Partnership dengan Persija
Di tengah transformasi digital tersebut, Bank Jakarta juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kolaborasi bersama Persija Jakarta. Agus mengatakan kerja sama dengan Persija tidak sekadar berupa sponsorship atau pemasangan logo Bank Jakarta di jersey. Kemitraan tersebut diarahkan untuk mempertemukan dua ekosistem besar yang tumbuh bersama Jakarta, yakni perbankan dan sepak bola.
“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” kata Agus.
Persija jelasnya memiliki basis pendukung yang besar dan fanatik melalui The Jakmania. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan keluarga besar Persija.
“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!