Imbangi Kenaikan Impor Barang Modal dengan Kapasitas Bahan Baku Lokal
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiStabilitas Ekonomi
Peneliti Masyarakat Ekonomi Politik Indonesia (MEPI) Erwin Syahrial mengatakan perlu dilihat lebih dalam indikasi pulihnya kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas ekonomi nasional, bukan semata peningkatan kapasitas produksi.
“Betul bahwa impor barang modal menandakan ekspansi industri. Lebih dari itu, tren ini mencerminkan keyakinan baru dunia usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah gejolak global,” kata Erwin.
Data BPS yang menunjukkan lonjakan impor mesin dan peralatan hingga naik sekitar 18 persen pada Januari-Agustus 2025 merupakan tanda bahwa pelaku industri mulai menyiapkan investasi jangka menengah. Namun, ia mengingatkan bahwa kenaikan itu belum otomatis berbanding lurus dengan peningkatan output, karena banyak investasi masih berada pada tahap persiapan dan instalasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dampaknya baru akan terlihat pada semester pertama 2026, setelah mesin-mesin itu benar-benar beroperasi. Jadi indikator ini lebih tepat dibaca sebagai confidence signal, bukan hasil produksi langsung,” kata Erwin.
Selaku regulator, Pemerintah papar Erwin perlu memastikan agar dorongan investasi tidak hanya terkonsentrasi di sektor padat impor seperti baja dan kimia berat, tetapi juga menjangkau industri antara dan komponen lokal.
“Kalau kenaikan impor barang modal tidak diimbangi peningkatan kapasitas bahan baku dalam negeri, maka nilai tambah nasional tetap kecil,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Erwin juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan fiskal dan pembiayaan industri agar ekspansi ini berkelanjutan. “Momentum ini bagus, tapi jangan berhenti di impor mesin. Yang lebih penting adalah memastikan kapasitas baru itu menghasilkan produk bernilai tinggi dan menyerap tenaga kerja,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!