Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai TNGR Data Jumlah Porter dan Guide Gunung Rinjani

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Balai TNGR Data Jumlah Porter dan Guide Gunung Rinjani Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Peserta Rinjani Colur Run 2025 di Sembalun Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat.

MATARAM -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pendataan guide dan porter yang beraktivitas di kawasan Rinjani dalam upaya mewujudkan pendakian Gunung Rinjani yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

"Langkah ini untuk mewujudkan pendakian Gunung Rinjani yang aman dan profesional," kata Kepala Balai TNGR Nusa Tenggara Barat Budy Kurniawan di Mataram, Rabu.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pendataan dan penataan guide maupun porter yang beraktivitas di kawasan Rinjani.

"Mulai 1 April 2027, seluruh guide dan porter wajib memiliki kartu pass masuk kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang berlaku selama 1 tahun dan harus diperpanjang secara berkala," katanya.

Ia mengatakan kebijakan ini bertujuan untuk memastikan setiap pelaku jasa wisata telah terdata, memenuhi standar pelayanan, serta berkomitmen menjaga kelestarian kawasan.

"Bagi guide dan porter akan didata ulang melalui Forum Wisata Lingkar Rinjani untuk memperoleh kartu pass guide dan porter," katanya.

Ia mengatakan menjadi guide atau porter bukan hanya mengantarkan pendaki menuju puncak, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah. 

Selain itu, tugas mereka juga menjamin keselamatan pengunjung dan melindungi kelestarian ekosistem Rinjani. 

"Para guide dan porter juga harus memberikan pelayanan yang profesional dan bertanggung jawab," katanya.

Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya pendakian yang berkualitas.

"Karena Rinjani yang lestari dimulai dari pelaku wisata yang profesional dan bertanggung jawab," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.