Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum Bulog Sorong Catat 1,3 Ton Beras SPHP Tersalurkan ke 190 Mitra

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 10:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Sorong Catat 1,3 Ton Beras SPHP Tersalurkan ke 190 Mitra Doc: ANTARA
Ket. Plt Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Kasiyono.

SORONG – Perum Bulog Kantor Cabang Sorong mencatat penyaluran lebih dari 1.316 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada 190 mitra yang tersebar di empat kabupaten dalam wilayah kerjanya sepanjang 2026.

Plt Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Kasiyono, di Sorong, Rabu (24/6), mengatakan penyaluran beras SPHP tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

"Sepanjang penugasan dari Maret 2026 kami telah menyalurkan lebih dari 1.316 ton beras SPHP melalui 190 mitra yang tersebar di empat kabupaten dalam wilayah kerja Bulog Cabang Sorong," katanya.

Selain beras, Bulog Sorong juga telah mendistribusikan lebih dari 10 kontainer minyak goreng MinyaKita melalui pasar rakyat serta outlet binaan pemda tetapi untuk saat ini distribusi Minyakita di fokuskan ke pasar rakyat.

Menurut Kasiyono, distribusi pangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga ketersediaan barang dan stabilitas harga di tingkat masyarakat.

Saat ini Bulog Cabang Sorong memiliki stok beras sebanyak 3.506 ton dan dalam waktu dekat akan menerima tambahan pasokan sekitar 1.100 ton dari jawa timur.

"Dengan stok yang tersedia saat ini ditambah rencana pasokan masuk, kami optimistis kebutuhan beras masyarakat dapat terpenuhi hingga sekitar empat bulan ke depan," ujarnya.

Selain itu, Bulog Sorong juga memiliki stok MinyaKita sebanyak 22.120 liter yang siap didistribusikan ke pasar rakyat dan akan masuk Minyakita dalam waktu dekat sebanyak 22.200 liter

Kasiyono memastikan harga beras SPHP dan MinyaKita tetap terjaga sesuai ketentuan pemerintah. Beras SPHP dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni berkisar Rp63.000 hingga Rp65.000 per kemasan, sedangkan MinyaKita dipasarkan seharga Rp15.700 per liter.

"Kami memastikan harga tetap stabil dan sesuai ketentuan pemerintah sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok beras dan minyak goreng tersedia dalam jumlah yang cukup dan akan terus diisi kembali sebelum menipis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.