Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Pendaki Padati Dua Gunung di Kerinci Selama Libur Nataru

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Pendaki Padati Dua Gunung di Kerinci Selama Libur Nataru Doc: Antara
Ket. Pengunjung menjalani proses registrasi untuk pendakian Gunung Kerinci pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Kabupaten Kerinci - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) mencatat 2.195 pendaki Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

"Dari 21 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026, jumlah kunjungan Gunung Kerinci 934 orang Danau Gunung Tujuh sebanyak 1.261 orang," kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS David di Kerinci, Minggu (4/1).

Menurut dia, kunjungan itu membuktikan bahwa Gunung Kerinci dan kawasan Danau Gunung Tujuh masih menjadi alternatif bagi masyarakat pecinta alam. Hal itu dibuktikan asal pendaki yang datang sebagai beragam atau tidak hanya warga lokal (Jambi).

Individu dan kelompok yang berkunjung ke kawasan TNKS ada yang datang dari provinsi dan pulau lain, termasuk empat pengunjung berasal dari mancanegara.

Ia mengatakan selama periode itu, terjadi empat insiden yang menimpa para pendaki. Mereka berhasil dilakukan evakuasi akibat mengalami masalah kaki (terkilir), letih, dan gejala kedinginan (hipotermia).

"Selama periode ini telah dilakukan juga evakuasi pengunjung yang keseleo atau kecapaian dan gejala kedinginan. Dua kasus di Gunung Kerinci dan dua kasus di Gunung Tujuh," ujar dia.

Sebelum proses pendakian, ia memastikan petugas memberikan arahan kepada para pengunjung untuk tetap mematuhi prosedur yang berlaku.

Mereka, katanya, harus tetap menjaga kesehatan, waspada, tertib dan menjaga keselamatan pribadi serta pengunjung lainnya, menjaga kebersihan jalur wisata, termasuk mewajibkan pengunjung membawa lagi semua limbah (sampah) demi menjaga kelestarian alam.

"Kami juga tetap menyarankan dan merekomendasikan ke setiap pengunjung untuk tidak mendekati kawah Gunung Kerinci sampai radius tiga kilometer," katanya.

David memastikan program pada 2026 di kawasan taman nasional tersebut seperti periode sebelumnya, antara lain kegiatan pengamanan dan pemantauan kawasan konservasi secara terstruktur dan berbasis teknologi digital, inventarisasi satwa kunci atau penting kawasan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kegiatannya biasanya hampir sama, ada patroli smart rutin, inventarisasi satwa penting kawasan. Pemberdayaan masyarakat, pemulihan ekosistem, pemantauan pengunjung," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Pariwisata Tumbuh Positif d...
Megapolitan
Amankan Unjuk Rasa, Polda M...
Megapolitan
Amankan Aksi Demo, Polisi d...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.