Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Citalokafest 2026, Bima Arya Minta Potensi Lokal Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Buka Citalokafest 2026, Bima Arya Minta Potensi Lokal Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Daerah Doc: Istimewa
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong seluruh kepala daerah di Indonesia untuk membangun identitas wilayah melalui penguatan potensi dan kearifan lokal yang dimiliki masing-masing daerah. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap daerah memiliki karakter yang kuat sekaligus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi.

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong seluruh kepala daerah di Indonesia untuk membangun identitas wilayah melalui penguatan potensi dan kearifan lokal yang dimiliki masing-masing daerah. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap daerah memiliki karakter yang kuat sekaligus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat menghadiri acara Citalokafest di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia harus diterjemahkan menjadi kekuatan pembangunan yang didukung oleh konsep city branding dan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Bima menilai selama bertahun-tahun banyak daerah di Indonesia terjebak dalam pola pembangunan yang seragam. Akibatnya, karakteristik dan keunikan masing-masing wilayah belum mampu ditampilkan secara optimal kepada masyarakat maupun dunia internasional.

Padahal, Indonesia memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan sumber daya lokal yang dapat dijadikan identitas daerah. Potensi tersebut juga bisa dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila dikelola dengan strategi yang tepat.

“City branding itu bukan hanya sekadar pencitraan. Enggak, salah, tapi di city branding itu, satu itu ada citra saat ini, kedua ada cerita masa lalu, dan ketiga adalah cita masa depan seperti apa,” kata Bima Arya.

Ia menjelaskan bahwa kepala daerah perlu memahami sejarah daerahnya, memiliki visi pembangunan masa depan, dan mampu mengoptimalkan diferensiasi yang dimiliki wilayahnya. Seluruh pemahaman tersebut kemudian harus diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret dan berkelanjutan.

Bima juga mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang dinilai berhasil keluar dari pola pembangunan yang seragam. Menurutnya, daerah-daerah tersebut telah mampu mengangkat potensi lokal menjadi identitas yang membanggakan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Hari ini beberapa kepala daerah itu hadir dan diberikan penghargaan. Penghargaan karena mampu untuk keluar dari keseragaman dan mengangkat lokalitas tadi,” ujar Bima Arya.

Selain itu, ia menilai sejumlah daerah di Indonesia mulai memanfaatkan potensi lokal melalui pengembangan sport tourism dan penyelenggaraan agenda internasional. Namun, upaya tersebut dinilai tidak cukup apabila hanya mengandalkan promosi sesaat tanpa konsep yang matang.

Menurut Bima, diferensiasi daerah harus dibangun secara sistematis agar dapat melembaga dan bertahan dalam jangka panjang. Dengan demikian, potensi lokal tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

“Diferensiasi ini bukan hanya sekadar memanfaatkan alam, mengekspos itu melalui event-event, tapi perlu konsep yang sangat kuat dan jeli sehingga kemudian diferensiasinya itu melembaga,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bima menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan potensi lokal sangat bergantung pada terbentuknya ekosistem inovasi yang kuat di daerah. Ekosistem tersebut meliputi dukungan riset, regulasi, kelembagaan, sumber daya manusia, hingga pendanaan yang memadai.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mengangkat potensi lokal sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

“Selamat untuk semua dan bismillah semoga Allah mudahkan ikhtiar kita mengangkat potensi lokal, kearifan lokal untuk kebangkitan daerah menuju pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan secara nasional,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.