Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Melek Data dalam Tugas dan Fungsinya

📅 Senin, 03 Nov 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Melek Data dalam Tugas dan Fungsinya  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk semakin melek data dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengatakan data berkualitas menjadi kunci dalam setiap pengambilan keputusan dan kebijakan publik.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang terukur, tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan. Karena itu, kita dorong semua perangkat daerah agar mengelola datanya dengan prinsip keterpaduan dan akurasi,” ujar Iskandar dalam kegiatan Forum Satu Data di Hotel Papandayan, Senin (3/11).

Ia mengingatkan, validitas data sangat penting dalam perencanaan program sosial dan penganggaran.

“Kalau datanya kuat dan sinkron, perencanaan bisa lebih efisien dan hasilnya lebih dirasakan masyarakat,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Baperida Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, menjelaskan forum ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam integrasi data lintas sektor.

“Saat ini terdapat 396 data prioritas daerah dan 12.094 daftar data daerah yang menjadi dasar penyusunan dokumen perencanaan dan kebijakan pembangunan Kota Bandung,” ungkap Anton.

Melalui Forum Satu Data, Anton berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung semakin memahami pentingnya data sebagai landasan kerja dan pengambilan keputusan.

“Kita ingin membangun budaya kerja yang berbasis data. Kalau semua perangkat daerah punya data yang sinkron, pembangunan kota bisa lebih terarah dan kebijakan publik lebih tepat sasaran,” ujar dia.

Forum Satu Data Kota Bandung Tahun 2025 ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Tahun ini, Forum Satu Data mengangkat tema “Internalisasi Data Prioritas dan Daftar Data Daerah Tahun 2025 dalam Mendukung Optimalisasi Satu Data Kota Bandung Menuju Tata Kelola Data yang Terintegrasi dan Kolaboratif.”

Melalui kegiatan ini, Pemkot ingin memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya tata kelola data yang akurat, terpadu, dan mudah diakses. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.