Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat: Masyarakat Bisa Melayat Pakubuwono XIII Mulai Hari Ini
📅 Senin, 03 Nov 2025, 09:43 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Keraton Surakarta
SURAKARTA - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir. Warga dapat melayat almarhum Sri Susuhunan Pakubuwono XIII di Masjid Pujasumo, mulai Senin (3/11).
Informasi ini disampaikan oleh kerabat Keraton Solo, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari atau Gusti Moeng. Ia menjelaskan, prosesi persemayaman dibuka bagi publik sejak pagi hari.
“Bagi masyarakat yang hendak melayat kami buka di Masjid Pujasumo mulai besok pagi. seluruh persiapan upacara penghormatan telah diselesaikan,” ujar Gusti Moeng di dalam Keraton Solo kepada wartawan, Minggu (2/11).
Menurut dia, prosesi penyucian jenazah PB XIII selesai dilakukan pada Minggu sore. Sekitar pukul 18.00 WIB, jenazah kemudian disemayamkan di dalam peti di Masjid Pujasumo Keraton Solo.
“Karena ini kan jam 6 baru dimasukkan ke peti. Sebelumnya dilakukan penyucian terhadap beliau di Masjid Pujasumo,” ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Upacara tersebut berlangsung secara khidmat dan penuh penghormatan adat keraton. PB XIII diketahui telah menjalani perawatan intensif sejak sebulan terakhir karena komplikasi penyakit.
Kondisi kesehatannya sempat membaik namun kembali menurun hingga akhirnya wafat pada Minggu pagi.
“Sinuhun ini sebetulnya sudah sakit banget tapi kemarin harus melakukan tugasnya Kembul Bujono dengan abdi dalem,” ujar Gusti Moeng.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebut, kegiatan adat itu membuat kondisi almarhum semakin menurun.
“Setahu saya gula darah tinggi, kreatin tinggi, dan sebagainya, sudah menuju kepada kerusakan ginjal,” kata dia.
PB XIII juga sempat menjalani cuci darah, namun proses itu dihentikan karena kondisi fisik yang melemah. Menurut penuturan Gusti Moeng, almarhum sempat menunjukkan tanda-tanda spiritual menjelang wafat.
Ia menggambarkan, PB XIII tampak mengenakan baju koko putih seolah bersiap menuju tempat baru. “Saat krisis yang kedua itu saya merasa sedang berada di tempat sinuhun, mengenakan baju koko putih," ujar dia.
"Dan, lagi mempersiapkan seperti mau ada pesta. Pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB, beliau harus berpulang ke tempat-Nya."
PB XIII akan dimakamkan di Astana Raja-Raja Mataram Imogiri, Bantul, Yogyakarta pada Rabu (5/11). Masyarakat masih memiliki waktu dua hari untuk memberikan penghormatan terakhir di Keraton Surakarta. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!