Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menekraf Tegaskan Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

📅 Senin, 29 Jun 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Menekraf Tegaskan Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional Doc: RRI/Eliana Zahra
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengatakan ekonomi kreatif diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, penguatan sektor ekonomi kreatif memerlukan dukungan data yang akurat agar kebijakan pemerintah dapat disusun secara tepat.

Riefky mengatakan, capaian sektor ekonomi kreatif menunjukkan tren positif pada 2025. Realisasi investasi, ekspor, tenaga kerja, hingga pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

"Jadi, niatnya adalah niat untuk kebersamaan kita dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. The new engine of growth (mesin baru pertumbuhan ekonomi)," ujar Riefky di Jakarta, Senin (29/6).

Ia menjelaskan, realisasi investasi ekonomi kreatif pada 2025 mencapai 134 persen dari target pemerintah. Sementara nilai ekspor sektor ekonomi kreatif mencapai USD31,9 miliar atau sekitar 120 persen dari target yang ditetapkan.

Ia juga mengatakan, sektor ekonomi kreatif memiliki karakter yang inklusif dan padat karya. Menurutnya, mayoritas tenaga kerja pada sektor tersebut merupakan perempuan.

"Inklusif artinya begini, kalau ini padat karya, keterlibatan dari jumlah tenaga kerja sangat besar. Inklusif yang kedua adalah mayoritas adalah perempuan," kata Riefky.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan pertumbuhan ekonomi kreatif pada 2025 mencapai 6,86 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,11 persen.

"Sekali lagi pertumbuhan ekonomi kreatif, kalau kita lihat dalam tahun 2024 dan 2025, selalu tumbuh lebih tinggi dari ekonomi nasional. Dan dalam tren yang meningkat," ujar Amalia.

Amalia mengatakan, sektor ekonomi kreatif juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Pada 2025, jumlah tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif mencapai 27,4 juta orang.

"Di tahun 2025 ternyata tenaga kerja yang terserap di dalam sektor ekonomi kreatif itu mencapai 27,4 juta orang. Sekitar 18,7 persen dari total penyerapan tenaga kerja di Indonesia," kata Amalia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
DPR Desak Pemerintah Segara...
Olahraga
PBSI Lakukan Penataan di Sk...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Strawberry Moon 2026 Muncul 29 Juni, Ini Asal-usul Nama dan Waktu Terbaik Melihatnya

Strawberry Moon 2026 Muncul 29 Juni, Ini Asal-usul Nama dan Waktu Terbaik Melihatnya

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.