Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Desak Pemerintah Segara Selesaikan Permasalahan Banjir Jabodetabek

📅 Senin, 29 Jun 2026, 18:06 WIB | Oleh:
DPR Desak Pemerintah Segara Selesaikan Permasalahan Banjir Jabodetabek Doc: DPR RI
Ket. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda

JAKARTA - Komisi V DPR RI mendesak pemerintah menyelesaikan permasalahan banjir khususnya di wilayah Jabodetabek (Jakarta-Bogor- Depok-Tangerang-Bekasi). Pasalnya banjir menjadi persoalan menahun di wilayah tersebut yang membutuhkan penyelesaian.

Menyikapi persoalan banjir Jabodetabek, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) memprioritaskan penyelesaian banjir dan menjadikannya sebagai agenda pokok pembangunan.

"Menurut saya kita perlu cicil agenda di wilayah Jabotabek ini, isu-isu pokoknya bisa kita tuntaskan ke depan. Paling tidak isu menyangkut soal penanganan banjir, yang sudah hampir seumur bangsa ini berdiri sampai hari ini tidak tertangani dengan baik," kata dia, dalam rapat Komisi V DPR RI bersama Kementerian PU di Gedung DPR, Senin (29/6).

Selain masalah perencanaan, ia juga memberikan catatan terkait backlog anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, kekurangan anggaran selama dua tahun terakhir harus menjadi acuan bagi kementerian untuk melakukan upaya ekstra agar kinerja tidak terhambat.

"Saya khawatir betul dengan potensi pengawasan yang tidak maksimal. Artinya potensi kita untuk memastikan pekerjaan bisa terlaksana dengan baik tentu akan menjadi kendala," kata dia.

Huda juga memberi perhatian pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Terakit itu, dirinya mendorong adanya alokasi anggaran yang maksimal untuk sertifikasi kompetensi para pekerja infrastruktur nasional.

Ia mengatakan, kualitas pembangunan infrastruktur di masa depan sangat bergantung pada keahlian tenaga kerja yang bersertifikasi dengan baik. Sehingga SDM harus menjadi perhatian dari Kementerian PU.

"Menyangkut soal isu pentingnya kita mendorong apa yang menjadi concern kita semuanya. Yakni menyangkut soal sertifikasi kompetensi para pekerja infrastruktur kita, yang kita berharap ada alokasi yang bisa dimaksimalkan," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.