Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenag Desak Pengusaha Katering Pernikahan Segera Urus Sertifikat Halal

📅 Senin, 29 Jun 2026, 16:30 WIB | Oleh:
Kemenag Desak Pengusaha Katering Pernikahan Segera Urus Sertifikat Halal Doc: @Kokikit

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau seluruh pelaku usaha katering pernikahan yang belum memiliki sertifikat agar segera mengurus sertifikasi halal. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing usaha jasa boga.

Kemenag menilai usaha jasa katering pesta pernikahan wajib memiliki sertifikat halal untuk kategori produk makanan dan minuman. Pengajuan sertifikasi dilakukan melalui mekanisme reguler sesuai dengan skala usaha masing-masing.

"Sertifikasi halal memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan dan daya saing usaha jasa boga," ujar Direktur Jaminan Produk Halal Kemenag, M. Fuad Nasar, di Jakarta, Senin (29/6).

Fuad menjelaskan, proses pengajuan sertifikat halal diawali dengan menyiapkan legalitas usaha, data pelaku usaha, serta dokumen pendukung sertifikasi.

Dokumen tersebut mencakup daftar menu yang akan disertifikasi, daftar bahan beserta bukti kehalalannya. Termasuk alur proses produksi mulai dari pembelian bahan, penyimpanan, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga penyajian di lokasi acara.

Menurut dia, proses pengajuan kini semakin mudah karena cukup mengajukan permohonan melalui SiHALAL Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Selanjutnya, audit dilakukan oleh salah satu Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang menjadi mitra BPJPH.

Fuad menuturkan, penyedia jasa katering pernikahan merupakan bagian dari industri halal skala mikro. Audit tidak hanya memeriksa bahan makanan, tetapi mencakup kondisi dapur dan gudang, memasak dan penyajian, hingga pencucian peralatan.

Selain itu, auditor juga akan menilai proses distribusi dan penyajian makanan di lokasi acara. Hal ini untuk memastikan seluruh rangkaian produksi memenuhi standar kehalalan.

Setelah proses audit selesai, penetapan kehalalan dilakukan oleh Komisi Fatwa MUI sesuai ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, BPJPH menerbitkan Sertifikat Halal.

Nantinya, keseluruhan proses tersebut dikenakan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dinilai terjangkau. Fuad juga mengingatkan pelaku usaha agar menggunakan bahan baku yang telah memiliki bukti kehalalan.

Ia menegaskan, sertifikat dan label halal bukan sekadar memenuhi kewajiban hukum. Tetapi juga menjadi bentuk komitmen pelaku usaha dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut Fuad, jaminan kehalalan akan meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat reputasi usaha. Hal ini sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha katering pernikahan di Indonesia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.