Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sagu Papua Diperkuat sebagai Penopang Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sagu Papua Diperkuat sebagai Penopang Ketahanan Pangan Doc: Antara
Ket. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo.

Jayapura – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, menegaskan pentingnya menjaga ekosistem sagu sebagai penopang ketahanan pangan, pelestarian budaya, sekaligus penggerak kemandirian ekonomi masyarakat Papua.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Senin (29/6), mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian sagu yang tidak hanya menjaga budaya lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu kami akan mendorong adanya regulasi untuk melindungi dusun sagu di Kampung Skouw dan juga Kampung Yoka," kata Abisai.

Menurut dia, Pemerintah Kota Jayapura mengapresiasi Polresta Jayapura Kota yang kembali mengangkat nilai strategis sagu sebagai identitas dan sumber kehidupan masyarakat Papua melalui kegiatan Eksplore Sagu di Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami.

"Dari dulu hingga sekarang masyarakat Skouw hidup dari kelapa, pinang, dan sagu. Melalui kegiatan seperti ini, kita diingatkan kembali bahwa seluruh bagian dari pohon sagu memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan inovasi sosial berbasis kearifan lokal yang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sekaligus menjaga keberadaan hutan sagu.

"Dengan demikian kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem sagu sebagai penopang ketahanan pangan, pelestarian budaya, serta penggerak kemandirian ekonomi masyarakat Papua," katanya.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Frederickus Maclarimboen mengatakan Eksplore Sagu merupakan bentuk kepedulian agar masyarakat tidak melupakan sagu sebagai warisan budaya sekaligus sumber kehidupan masyarakat Papua.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong perhatian berbagai pihak untuk terus menjaga keberlangsungan hutan sagu dan meningkatkan nilai ekonominya," ujarnya.

Sertifikasi Sagu

Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua mendorong percepatan sertifikasi sagu melalui penyelenggaraan Festival Sagu Papua sebagai upaya memperkuat perlindungan hukum sekaligus pengembangan komoditas unggulan daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Papua Anthonius Mathius Ayorbaba mengatakan festival tersebut menjadi langkah awal membangun ekosistem hilirisasi sagu, mulai dari hulu hingga hilir, di Tanah Papua.

"Melalui festival ini kami ingin mendorong lahirnya sertifikasi indikasi geografis untuk sagu sehingga potensi di setiap daerah dapat teridentifikasi secara jelas dan terlindungi secara hukum," katanya.

Menurut Anthonius, kegiatan itu juga menjadi bagian dari sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi sagu yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.