Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN: Tarif Listrik Tetap Stabil hingga Akhir 2025

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 19:57 WIB | Oleh:
PLN: Tarif Listrik Tetap Stabil hingga Akhir 2025 Doc: PT PLN Persero

JAKARTA - Pemerintah memastikan tarif listrik tidak berubah hingga akhir 2025. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan. Penetapan tersebut mengacu pada parameter ekonomi makro seperti kurs, inflasi, ICP, dan Harga Batubara Acuan.

Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, Tri Winarno, menyebut perubahan ekonomi makro sebenarnya berpotensi menaikkan tarif. Namun pemerintah menahan penyesuaian agar beban masyarakat tidak bertambah.

“Demi menjaga stabilitas dan daya beli, tarif listrik ditetapkan tetap atau tidak naik,” ujar Tri seraya menambahkan bahwa langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepastian usaha di sektor energi.

Tri menegaskan, pelanggan bersubsidi tetap menerima dukungan pemerintah. Subsidi diberikan kepada pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, serta pelaku UMKM.

“Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, terjangkau, dan berkeadilan. Keputusan ini juga menjaga stabilitas ekonomi hingga akhir tahun,” kata dia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyambut keputusan pemerintah tersebut. Menurut dia, stabilitas tarif listrik menjadi bentuk nyata perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

“Tarif yang tetap sepanjang 2025 menjadi wujud komitmen pemerintah menjaga keseimbangan ekonomi. PLN terus memastikan pasokan listrik andal dan layanan berkualitas bagi seluruh pelanggan,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, PLN juga melakukan efisiensi operasional untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi. Selain itu, perusahaan terus memperluas akses listrik hingga ke daerah terpencil.

Berikut daftar tarif listrik untuk 13 pelanggan non-subsidi selama Triwulan IV-2025 (Oktober–Desember 2025):

1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh,

2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh,

3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh,

4. Golongan R-2/TR daya 3.500–5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.