Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PAM JAYA Gaet Mitra Swiss Demi Wujudkan Air Bersih 100% di Jakarta Tahun 2029

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 13:15 WIB | Oleh:
PAM JAYA Gaet Mitra Swiss Demi Wujudkan Air Bersih 100% di Jakarta Tahun 2029 Doc: Istimewa

JAKARTA - PAM JAYA terus memperkuat langkah menuju target ambisius 100% cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta pada tahun 2029. Sebagai bagian dari upaya tersebut, perusahaan daerah ini menggelar kegiatan Business Matching di Zurich, Swiss, pada Kamis (9/10), guna menjalin kemitraan strategis dan memperluas kolaborasi internasional di sektor pengelolaan air bersih.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa kunjungan ke Swiss bukan sekadar pertemuan bisnis, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk belajar dari negara yang memiliki sistem tata kelola air terbaik di dunia. Menurutnya, Jakarta membutuhkan inovasi dan pendekatan efisien untuk memastikan setiap warga mendapatkan layanan air bersih yang berkelanjutan.

"Swiss dikenal memiliki tata kelola air terbaik di dunia. Karena itu penting bagi kami untuk bertukar pikiran langsung dengan para pelaku industri di sini. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil PAM JAYA sejalan dengan visi Jakarta dalam menyediakan layanan publik yang efisien, berkelanjutan, dan transparan," ujar Arief Nasrudin.

Dalam forum tersebut, delegasi PAM JAYA melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan terkemuka asal Swiss yang memiliki teknologi mutakhir di bidang pengelolaan air bersih, efisiensi energi, dan digitalisasi layanan. Melalui ajang ini, PAM JAYA berharap dapat menjalin kerja sama strategis yang memperkuat sistem operasional dan pelayanan air bersih di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menegaskan bahwa Business Matching ini merupakan bagian dari diplomasi pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menyebut kolaborasi global menjadi kunci dalam membangun infrastruktur dasar yang berkelanjutan dan berdaya saing internasional.

"Jakarta bukan hanya kota besar, tapi juga kota global yang harus siap bersaing dengan kota-kota dunia. Kolaborasi seperti ini adalah bagian penting dari diplomasi kota untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta," kata Rano Karno.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Switzerland Global Enterprise (S-GE), lembaga yang berperan menjembatani kerja sama bisnis antara Swiss dan mitra internasional. Dukungan ini memperkuat peluang kolaborasi antara sektor publik dan swasta di kedua negara untuk pengembangan sistem air bersih yang lebih canggih.

"Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini, terutama dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, dan sistem pengelolaan air yang cerdas. Swiss siap menjadi mitra strategis bagi Jakarta dalam mencapai target 100% layanan air minum yang berkelanjutan," ujar CEO S-GE, Anja Fiedler.

Langkah PAM JAYA ini menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat sistem air bersih melalui pendekatan kolaboratif dan penerapan teknologi modern. Melalui kemitraan internasional, PAM JAYA berupaya menghadirkan solusi efektif untuk menghadapi tantangan kebutuhan air bersih di kota metropolitan seperti Jakarta.

Kegiatan di Zurich tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama global yang berorientasi pada efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan layanan publik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menegaskan bahwa inisiatif seperti ini akan terus digencarkan demi mencapai target pembangunan kota yang layak huni bagi semua lapisan masyarakat.

Dengan kolaborasi antara PAM JAYA, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan mitra internasional seperti Swiss, diharapkan visi Jakarta untuk menjadi kota dengan layanan publik terbaik di Asia Tenggara semakin nyata. Target 100% air bersih pada 2029 pun kini bukan sekadar rencana, melainkan langkah nyata menuju Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.