Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Pastikan Pasokan Listrik Pulau Jawa Mulai Pulih secara Bertahap Usai Pemadaman Bergilir

📅 Senin, 22 Jun 2026, 16:55 WIB | Oleh:
PLN Pastikan Pasokan Listrik Pulau Jawa Mulai Pulih secara Bertahap Usai Pemadaman Bergilir Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Istana Negara Jakarta dikutip dari siaran resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI di Jakarta, Senin (22/6).

JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan pemulihan pasokan listrik di Pulau Jawa mulai bertahap setelah sempat mengalami gangguan yang memicu pemadaman bergilir pada pekan lalu.

"Mulai kemarin, hari Minggu, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik, pemadaman bergilir berhasil diminimalkan," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Istana Negara Jakarta dikutip dari siaran resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI di Jakarta, Senin (22/6).

Menurut Darmawan, pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit saat ini sudah berangsur normal. Pemulihan ini terjadi baik untuk pembangkit milik PLN maupun mitra atau independent power producer (IPP).

Sebagai bagian dari evaluasi atas kondisi tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk melakukan langkah perbaikan di sisi hulu. Darmawan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok energi primer.

Selain membenahi rantai pasok, PLN juga berfokus pada keandalan infrastruktur hilir. Langkah pembenahan tersebut mencakup penguatan pada pembangkit milik PLN maupun mitra.

Darmawan menjelaskan bahwa upaya pemulihan dan penguatan sistem ini dilakukan secara menyeluruh. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa secara jangka panjang.

Pihak manajemen PLN juga memastikan bahwa pengawasan terhadap sistem kelistrikan terus berjalan tanpa henti. Seluruh tim dikerahkan untuk memitigasi potensi gangguan serupa di masa mendatang.

"Kami melakukan upaya all out 24 jam, tujuh hari seminggu, baik dalam melakukan monitoring maupun memetakan seluruh langkah yang diperlukan," kata Darmawan.

Atas terjadinya gangguan kelistrikan yang sempat mengganggu aktivitas warga pada pekan lalu, Darmawan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat terdampak.

"Untuk itu, sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat karena minggu lalu terjadi gangguan yang menyebabkan pemadaman bergilir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

44 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Megapolitan
Jakarta Lampaui Yogyakarta ...

Menghitung Peluang Janice Jumpa Aryna Sabalenka di WTA Wuhan

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Nasional
Keadilan bagi Korban HAM Ma...
Nasional
MDCP 2026 Perkuat Kemitraan...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.