Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Diperkirakan Bakal Setujui Kesepakatan TikTok Lewat  Perintah Eksekutif

📅 Senin, 22 Sep 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Trump Diperkirakan Bakal Setujui Kesepakatan TikTok Lewat  Perintah Eksekutif Doc: AFP

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, diperkirakan akan menyetujui kesepakatan untuk TikTok melalui perintah eksekutif, yang menyatakan bahwa kesepakatan tersebut memenuhi persyaratan hukum akhir pekan ini, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan pada Senin (22/9), dengan mengutip keterangan dari seorang pejabat senior di Gedung Putih.

Jika laporan ini benar maka hal ini akan menjadi puncak perundingan AS-Tiongkok selama berbulan-bulan yang menggarisbawahi pembicaraan perdagangan yang lebih luas dan memperkuat jadwal bagi kesepakatan yang sangat ditunggu-tunggu untuk menjaga aplikasi video pendek populer itu tetap beroperasi di AS.

Trump sebelaumnya mengatakan bahwa AS dan Tiongkok telah membuat kemajuan dalam kesepakatan yang mengharuskan aset TikTok di Amerika ditransfer ke pemilik AS dari ByteDance Tiongkok.

“Kesepakatan itu juga akan menetapkan bahwa algoritma TikTok diamankan, dilatih ulang, dan dioperasikan di Amerika Serikat di luar kendali ByteDance," lapor WSJ yang mengutip pernyataan seorang pejabat Gedung Putih pada Sabtu (20/9) lalu.

Trump mengatakan pada Minggu (21/9) bahwa raja media Lachlan Murdoch dan pemimpin bisnis Larry Ellison dan Michael Dell akan terlibat sebagai investor AS dalam kesepakatan yang diusulkan untuk menjaga TikTok tetap beroperasi di AS.

Berdasarkan kesepakatan yang diharapkan, aset TikTok di AS akan mayoritas dimiliki oleh investor Amerika dan dioperasikan di AS oleh dewan direksi yang memiliki kredensial keamanan nasional dan keamanan siber, sebagaimana dituturkan oleh seorang pejabat Gedung Putih.

Investor yang ada dan sekelompok pendukung baru AS yang mencakup perusahaan ekuitas swasta Silver Lake dan perusahaan komputasi awan Oracle akan bersama-sama memiliki sekitar 80 persen perusahaan, WSJ melaporkan pada Senin.

Sedangkan kantor berita Reuters melaporkan bahwa perjanjian tersebut mengharuskan semua data pengguna Amerika disimpan pada infrastruktur komputasi awan AS yang dijalankan oleh Oracle.

Sebuah konsorsium investor baru termasuk Silver Lake dan Oracle akan memiliki sekitar setengah dari entitas baru yang dibuat untuk menjalankan TikTok di AS, WSJ melaporkan.

Investor yang ada seperti perusahaan perdagangan Susquehanna International akan memegang sekitar 30 persen, menurut laporan tersebut.

Saham induk TikTok, ByteDance, akan turun di bawah 20 persen, Reuters melaporkan. CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.