Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Hadapi Iran Jerman Kirim INS Drakon, Kapal Selam Tercanggih dan Termahal yang Pernah Dibuat untuk Angkatan Laut Israel

8 Senin, 10 Agu 2026, 11:11 WIB | Oleh:
Untuk Hadapi Iran Jerman Kirim INS Drakon, Kapal Selam Tercanggih dan Termahal yang Pernah Dibuat untuk Angkatan Laut Israel  Untuk Hadapi Iran Jerman Kirim INS Drakon, Kapal Selam Tercanggih dan Termahal yang Pernah Dibuat untuk Angkatan Laut Israel  Doc: Istimewa
Ket. Kapal ini merupakan bagian dari program kapal selam Israel-Jerman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. TKMS menyerahkan Drakon di galangan kapal mereka di Kiel, Jerman, setelah proses pembangunan yang panjang.

TEL AVIV - Israel kini memperkuat salah satu lapisan pertahanan yang paling sulit dideteksi: kekuatan bawah laut.

Dari Fox News, Angkatan Laut Israel resmi menerima INS Drakon, kapal selam terbaru yang dibangun perusahaan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS). Kapal ini menjadi kapal selam keenam dalam armada kelas Dolphin Israel sekaligus yang terbesar dan disebut sebagai salah satu kapal selam paling mahal yang pernah diterima negara tersebut.

Nilainya diperkirakan mencapai 634 juta dolar AS, atau sekitar 10 triliun rupiah jika dikonversikan secara kasar.

Kedatangan Drakon menjadi perhatian karena berlangsung ketika ketegangan Israel dan Iran masih tinggi. Kapal selam ini dipandang menambah kemampuan Israel untuk melakukan operasi jarak jauh sekaligus mempertahankan opsi serangan balasan jika terjadi serangan besar terhadap wilayah Israel.

Kapal tersebut memiliki panjang lebih dari 70 meter dan bobot lebih dari 2.000 ton. Drakon merupakan kapal selam kelas Dolphin AIP, dengan teknologi propulsi udara-independen yang memungkinkan kapal beroperasi di bawah permukaan dalam waktu lebih lama tanpa harus terlalu sering muncul ke permukaan.

Bagi Israel, kemampuan seperti ini bukan sekadar persoalan kekuatan angkatan laut.

Justru, nilai strategisnya terletak pada kemampuan kapal selam untuk tetap tersembunyi ketika situasi di darat berubah menjadi perang besar.

Pakar keamanan nasional Israel, Dr. Ehud Eilam, menilai keberadaan kapal selam yang terus berada di laut dapat menjadi elemen penting dalam menjaga kemampuan Israel untuk melakukan serangan balasan.

“Sebagian dari mereka harus berada di laut, dalam keadaan siaga tinggi, sepanjang waktu, jika Iran tiba-tiba menyerang Israel sedemikian rupa sehingga melumpuhkan IDF, termasuk kemampuan strategisnya,” kata Eilam.

Menurutnya, dalam skenario ekstrem, kapal selam yang sedang berpatroli di laut bisa menjadi salah satu aset yang masih mampu memberikan respons ketika sebagian kekuatan Israel di darat mengalami kerusakan.

“Dalam skenario yang sangat drastis seperti itu, kapal selam Israel yang berada di laut dapat merespons,” ujarnya.

Di sinilah istilah “kapal selam kiamat” mulai muncul dalam pemberitaan.

Bukan karena kapal tersebut secara resmi disebut demikian oleh Israel, melainkan karena kapal selam yang tetap tersembunyi di laut dapat berfungsi sebagai bagian dari konsep second-strike capability—kemampuan melakukan serangan balasan setelah sebuah negara mengalami serangan besar.

Bagi Israel, kemampuan tersebut menjadi semakin penting dalam menghadapi Iran, terutama karena Teheran selama bertahun-tahun menjadi salah satu ancaman utama yang diperhitungkan dalam strategi pertahanan Israel.

Eilam bahkan menilai ukuran Drakon yang lebih besar dibandingkan sejumlah kapal sebelumnya dapat memberikan ruang bagi peningkatan kemampuan operasional dan jangkauan persenjataan.

“Kapal selam baru Israel lebih besar daripada yang lain, yang menunjukkan bahwa Israel ingin memiliki lebih banyak pilihan, seperti meningkatkan jangkauan rudal kapal selam sehingga dapat mencapai setiap target di Iran, bahkan jika kapal selam Israel berada di Laut Mediterania,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.