Mulai 2027 Main ke Kepulauan Seribu Bakal Naik TransJakarta? Cek Aturan Barunya
📅 Senin, 10 Agu 2026, 12:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengalihkan pengelolaan transportasi menuju dan dari Kepulauan Seribu kepada badan usaha milik daerah (BUMD), PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta, mulai 2027. Kebijakan tersebut disiapkan untuk membuat perjalanan warga Kepulauan Seribu maupun masyarakat dari daratan Jakarta menjadi lebih mudah, efisien, dan terintegrasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan layanan transportasi yang lebih setara bagi seluruh warga Jakarta. Pengelolaan yang lebih terintegrasi diharapkan membuat Kepulauan Seribu tidak lagi terpisah dari sistem transportasi umum Jakarta.
“Maka saya sudah memutuskan, mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota yang ada di Jakarta mau ke Pulau Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien, dan Pulau Seribu merasa memiliki dan menjadi bagian itu,” kata Pramono, Minggu (9/8/2026).
Menurut Pramono, pengalihan pengelolaan tersebut juga bertujuan memberikan kepastian transportasi bagi masyarakat yang tinggal di Kepulauan Seribu. Kepastian itu diperlukan baik ketika warga hendak menuju wilayah daratan Jakarta maupun saat mereka kembali ke kawasan kepulauan.
“Sehingga dengan demikian warga di Pulau Seribu pasti akan mendapatkan kemudahan transportasi ke Pulau Seribu,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, warga Kepulauan Seribu diharapkan dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai wilayah di Jakarta dengan lebih mudah. Konektivitas tersebut mencakup perjalanan menuju Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga Jakarta Pusat, begitu pula perjalanan dari daratan menuju Kepulauan Seribu.
Saat ini, perjalanan menuju Kepulauan Seribu umumnya membutuhkan dua tahap transportasi. Pengunjung atau warga dari wilayah daratan terlebih dahulu melakukan perjalanan menuju pelabuhan, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal menuju pulau tujuan di Kepulauan Seribu.
Salah satu akses yang banyak digunakan adalah Pelabuhan Kali Adem di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Dari berbagai wilayah Jakarta, masyarakat dapat menggunakan KRL Commuter Line maupun TransJakarta untuk menuju kawasan pelabuhan sebelum melanjutkan perjalanan dengan kapal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah tiba di Pelabuhan Kali Adem, perjalanan menuju Kepulauan Seribu dapat dilanjutkan menggunakan kapal tradisional maupun kapal dinas milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pilihan tersebut selama ini menjadi salah satu alternatif transportasi bagi warga dan wisatawan karena tersedia dengan biaya yang relatif terjangkau.
Pramono menilai pembenahan transportasi di Kepulauan Seribu juga berkaitan dengan prinsip kesetaraan pelayanan bagi seluruh warga Jakarta. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan memperoleh kemudahan akses transportasi sebagaimana warga di wilayah daratan.
“Yang pertama, kita harus adil bagi semua warga Jakarta, termasuk di Pulau Seribu,” kata Pramono.
Ia menambahkan, pembenahan transportasi menuju Kepulauan Seribu merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperbaiki sistem transportasi umum secara keseluruhan. Integrasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan perjalanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara wilayah daratan dan kepulauan dalam satu sistem transportasi Jakarta.
Saat ini, konektivitas transportasi umum di Jakarta disebut telah mencapai lebih dari 93 persen. Dengan pengalihan pengelolaan kepada TransJakarta mulai 2027, Pemprov DKI berharap pemerataan layanan transportasi dapat semakin diperluas hingga menjangkau masyarakat Kepulauan Seribu.
Kebijakan tersebut juga berpotensi memberikan manfaat bagi sektor pariwisata di Kepulauan Seribu. Kemudahan akses dari berbagai wilayah Jakarta diharapkan membuat perjalanan wisatawan menjadi lebih praktis sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan kepulauan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!