Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Siap Perketat Jalur Impor dan Tinjau Tarif yang Adil Tanpa Pungutan Tambahan

📅 Senin, 22 Sep 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Selama ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian tidak pernah harmonis dalam menentukan strategi. Hal itu membuat kepentingan industriawan sering berbenturan dengan kepentingan importir barang jadi,” katanya.

Ia bahkan mengungkap adanya indikasi sejumlah importir melakukan lobi untuk melonggarkan regulasi, sehingga merugikan industri nasional seperti otomotif maupun kulit.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti mengatakan, peredaran produk ilegal, termasuk rokok ilegal harus diberantas, karena selain merugikan industri juga merugikan negara. “Jadi negara juga dirugikan karena tidak ada penerimaan negara. Di sisi lain, ada ancaman industri domestik berkurang omsetnya karena konsumen shifting ke produk ilegal yang harganya lebih murah,” tegas Esther.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.