Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Petakan Tiga Wilayah yang Berpotensi Terdampak Kekeringan

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 16:22 WIB | Oleh:
Pemkot Tangerang Petakan Tiga Wilayah yang Berpotensi Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA FOTO
Ket. Arsip - Anak-anak bermain air di bantaran Sungai Cisadane, Kampung Keranggan, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (24/7/2026). Menurunnya debit air Sungai Cisadane saat musim kemarau dalam sebulan terakhir membuat bantaran sungai tersebut dimanfaatkan sebagai tempat bermain air.

TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, telah memetakan tiga zona pengawasan wilayah potensi terdampak kekeringan hasil kajian hidrometeorologi untuk kemudian mendapat penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.  

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Rabu, mengatakan zona pertama meliputi Kecamatan Batuceper, Neglasari dan Cipondoh yang menjadi perhatian utama dalam kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.  

Sementara zona kedua mencakup wilayah Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas. Lalu zona ketiga meliputi Kecamatan Pinang, Ciledug dan Karang Tengah.  

"Untuk wilayah yang telah ditetapkan masuk dalam zona, menjadi prioritas untuk dipantau secara berkala dari kondisi ketersediaan air maupun potensi kebakaran," kata Mahdiar dalam keterangannya.  

Selain melakukan pemantauan wilayah, Pemkot Tangerang juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. Unsur TNI melalui Koramil menyiapkan delapan unit mobil tangki air bersih yang siap didistribusikan kepada masyarakat apabila terjadi kekeringan.  

Sementara itu, Polres Metro Tangerang Kota menyiagakan 95 personel di seluruh Polsek beserta kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk mendukung penanganan kebakaran.  

”Di sektor pelayanan air bersih, Perumda Tirta Benteng memastikan pasokan air bagi masyarakat tetap aman. Saat ini sekitar 99 persen sumber air baku masih mengandalkan Sungai Cisadane. Meski debit air mengalami penurunan sekitar lima persen akibat musim kemarau, kualitas dan ketersediaannya masih mencukupi kebutuhan pelanggan,” jelas Mahdiar. 

Sebagai bentuk kesiapan infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang juga menyiapkan 30 unit tandon air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi air bersih sekaligus membantu penanganan kebakaran.  

”Selain itu, jaringan hydrant di berbagai wilayah terus dipastikan berfungsi optimal untuk mendukung perlindungan permukiman dan fasilitas umum,” katanya.  

Berdasarkan hasil analisis BMKG, Kota Tangerang masih berada dalam periode musim kemarau dengan curah hujan yang diprediksi rendah hingga September 2026.

"Fenomena El Nino yang masih aktif turut meningkatkan potensi terjadinya kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh elemen masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.