KKP: Muara Sungai Jadi Titik Krisis bagi Sampah Plastik Laut
📅 Jumat, 10 Okt 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Padang - Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut muara sungai salah satu titik krusial permasalahan sampah plastik di Kota Padang, Sumatera Barat.
"Muara sungai itu merupakan salah satu titik krusial yang menghubungkan alur atau pergerakan sampah dari darat ke laut," kata Kepala BPSPL Padang Rahmat Irfansyah di Padang, Jumat (10/10).
Ia menyebut khusus di Kota Padang terdapat tujuh muara sungai yang seluruhnya bermuara ke laut lepas. Dari pendataan yang dilakukan BPSPL, sebagian muara sungai itu belum terbebas dari permasalahan sampah.
Pihaknya melihat permasalahan tersebut berdampak buruk terhadap ekosistem laut.
Sebagai contoh, katanya, setiap sampah yang terbawa arus ke laut lepas berpotensi dikonsumsi ikan yang kemudian bisa dikonsumsi ulang oleh masyarakat serta mengandung mikroplastik. Sebaran sampah plastik juga mengancam terumbu karang dan satwa laut lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita ingin laut dan sungai bebas dari sampah sehingga tidak hanya baik untuk kelangsungan ekosistem tetapi juga sektor pariwisata Padang," ujarnya.
Rahmat mengatakan upaya mewujudkan ekosistem laut dan sungai yang bebas dari sampah merupakan kerja bersama.
Peran pemerintah daerah, komunitas dan kalangan akar rumput berpengaruh besar untuk mewujudkannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, ia tidak menampik untuk mengajak semua pihak mau bekerja sama dan mengubah perilaku buang sampah sembarangan bukanlah pekerjaan mudah.
BPSPL Padang mengusung strategi jemput bola ke lapangan agar setiap individu memahami pentingnya menjaga laut dari ancaman sampah plastik.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta mengatakan persoalan sampah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Pemerintah setempat menjatuhkan sanksi tindak pidana ringan kepada seorang ibu rumah tangga yang tertangkap tangan sengaja membuang sampah ke laut lepas.
"Membuang sampah ke laut merupakan tindakan yang merusak lingkungan. Tindakan ini dapat menimbulkan pencemaran, serta melanggar aturan kebersihan dan ketertiban umum," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!