Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Operasi Penertiban Hutan di Pasaman: Satgas PKH dan Kejaksaan Tinggi Sumbar Turun Langsung

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Operasi Penertiban Hutan di Pasaman: Satgas PKH dan Kejaksaan Tinggi Sumbar Turun Langsung Doc: Antara Foto
Ket. Tim Satgas PKH memasang plang larangan di kawasan hutan wilayah Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bersama jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat melakukan operasi penertiban kawasan lahan hutan di Kabupaten Pasaman selama dua hari berturut-turut pada Senin (4/8) dan Selasa (5/8).

"Satgas PKH telah melakukan penertiban lahan hutan di Pasaman, didampingi langsung jajaran Kejati Sumbar yang dalam hal ini adalah Kejaksaan Negeri Pasaman," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumbar M. Rasyid di Padang, Rabu.

Ia menerangkan dalam operasi tersebut tim telah memasang plang peringatan pada titik lokasi yang berbeda terkait status dan perlindungan hutan.

"Dilarang memasuki lahan hutan tanpa izin, merusak, menjarah, mencuri, menggelapkan, memungut hasil tanaman/tumbuhan, memperjualbelikan dan menguasai tanpa izin pihak berwenang” demikian tertulis dalam plang.

Rincian lahan yang ditertibkan adalah di Hutan Cagar Alam Panti seluas 117,10 hektare, kemudian di Hutan Marga Satwa Malampah Alahan Panjang seluas 2.802,68 hektare.

"Titik pemasangan dilakukan di Nagari Ganggo Mudiak dan Nagari Malampah sehingga total yang berhasil ditertibkan mencapai 2.919,78 hektare," jelasnya.

Ia menjelaskan lahan yang ditertibkan karena berada di area cagar alam dan margasatwa itu berupa lahan terbuka.

Dalam operasi itu, Satgas PKH mendapati area hutan yang termasuk cagar alam dan margasatwa telah ditanami bukan dengan tanaman hutan, melainkan tanaman kelapa sawit yang dilakukan secara ilegal.

"Pemulihan ini diharapkan akan mengembalikan ekosistem alam yang ada sehingga dapat mencegah kerusakan alam yang lebih luas," jelasnya.

Tim Satgas PKH yang dibentuk Presiden RI Prabowo Subianto itu telah berada di Sumbar sejak Sabtu (2/8). Tim satgas rencananya berada di wilayah Sumbar selama dua pekan untuk melakukan penertiban lahan hutan.

Tim Satgas PKH terdiri dari berbagai instansi, yaitu Kejaksaan Agung, TNI, Polri, Kementerian Pertanahan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian ATR/BPN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Megapolitan
Tindak Tegas, Sembilan Ters...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.