Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bentrokan Mematikan Pecah di Sweida Usai Pelanggaran Gencatan Senjata

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 14:13 WIB | Oleh:
Bentrokan Mematikan Pecah di Sweida Usai Pelanggaran Gencatan Senjata Doc: AFP/Abdulaziz Ketaz
Ket. Para pejuang berkumpul di wilayah barat kota Sweida, Suriah selatan, di tengah bentrokan dengan kelompok bersenjata Druze, beberapa waktu lalu. Kelompok Druze menyerang pasukan keamanan internal dan menembaki beberapa desa di pedesaan Sweida.

DAMASKUS - Bentrokan mematikan meletus di Provinsi Sweida, Suriah selatan, usai kelompok-kelompok "terlarang" melanggar gencatan senjata yang baru saja disepakati, demikian dilaporkan media pemerintah Suriah pada Minggu (3/8), mengutip seorang sumber keamanan.

Saluran televisi yang dikelola pemerintah, al-Ikhbariya TV mengutip sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa "kelompok-kelompok terlarang", istilah yang umum digunakan oleh pemerintah sementara untuk merujuk pada pejuang Druze di provinsi yang didominasi komunitas Druze tersebut, menyerang pasukan keamanan internal dan menembaki beberapa desa di pedesaan Sweida sebelumnya pada hari itu.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan satu personel pasukan keamanan dan melukai beberapa orang lainnya. Laporan itu menyebutkan bahwa eskalasi terjadi ketika pemerintah sementara Suriah sedang berupaya memulihkan stabilitas dan layanan-layanan dasar di provinsi yang dilanda perang tersebut.

Sumber itu menambahkan kekerasan yang kembali terjadi telah menghambat pengiriman konvoi bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di wilayah tersebut.

Sementara itu, saluran TV swasta Suriah yang berbasis di Lebanon, Sham TV, mengutip sumber-sumber lokal di Suriah selatan melaporkan aktivitas pesawat tempur Israel yang intensif di beberapa wilayah di provinsi Daraa dan Sweida.

Saluran tersebut juga melaporkan bentrokan sengit antara pejuang Druze, pasukan suku Badui, dan unit keamanan pemerintah di wilayah pedesaan barat Sweida, tanpa menyebutkan adanya korban jiwa.

Gencatan senjata di Sweida diumumkan pada 19 Juli oleh pemimpin sementara Ahmad al-Sharaa setelah periode konflik sektarian sengit dan serangan udara Israel di wilayah tersebut.

Berdasarkan perjanjian itu, pasukan pemerintah sementara harus mundur dari provinsi tersebut. Sementara, faksi-faksi lokal dan para pemimpin agama Druze akan bertanggung jawab untuk menjaga keamanan.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah konvoi bantuan kemanusiaan telah memasuki Sweida melalui sebuah upaya terkoordinasi antara badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah yang bertujuan untuk meringankan penderitaan penduduk setempat di tengah kekurangan layanan-layanan esensial yang meluas. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.