Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengedukasi Masyarakat Pesisir Timur untuk Melindungi Penyu

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 22:05 WIB | Oleh:
Mengedukasi Masyarakat Pesisir Timur untuk Melindungi Penyu Doc: Antara
Ket. Lima dari tujuh spesis penyu yang ada di dunia, sempat teridentifikasi di pesisir pantai timur Minahasa.

Manado - Direktur LSM Rumah Ganeca Ivan Korompis mengatakan institusinya terus melakukan edukasi bagi masyarakat pesisir timur Minahasa, Sulawesi Utara, melindungi penyu.

"Pesisir pantai Minahasa potensial menjadi tempat peneluran penyu," kata Ivan di Manado, Rabu.

Dia mengatakan bentuk peningkatan kesadaran masyarakat melindungi penyu salah satunya dengan mengkampanyekan spesis penyu bukan untuk dikonsumsi yang diharapkan dapat meningkatkan populasi penyu di kawasan tersebut.

"Peningkatan kapasitas masyarakat mengidentifikasi jenis-jenis penyu yang bertelur di pesisir pantai dekat dengan permukiman mereka, terus dilakukan. Penyu akan hidup berdampingan dengan masyarakat, karena penyu bertelur dekat rumah warga," ujarnya.

Ivan optimistis, manakala upaya warga melindungi penyu berhasil, sementara populasi meningkat maka dapat menjadi salah satu objek wisata yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Pasti masyarakat akan mendapatkan manfaat khusus wisata penyu," katanya.

Ivan menambahkan, saat ini upaya edukasi tinggal dilakukan beberapa orang karena secara kelembagaan mengalami kekurangan suntikan dana, beberapa personel bahkan harus membagi waktu melakukan edukasi dengan bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Meski tinggal beberapa orang, tapi upaya edukasi menjaga kelestarian penyu masih tetap berlangsung," ujarnya.

Edukasi warga menjaga kelestarian penyu masih dilakukan Rumah Ganeca di Desa Ranowangko (Kecamatan Kombi), Desa Karor (Kecamatan Lembean Timur) dan Desa Tumpaan (Kecamatan Kakas).

Ivan menjelaskan, di dunia ada tujuh spesies penyu, sementara kelima jenis yang ditemukan di pesisir pantai timur Minahasa tersebut yaitu penyu lekang, penyu hijau, penyu sisik, penyu tempayan, dan penyu belimbing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Asean Jadi Magnet Global, I...
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.