Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Pentingnya 7 Kebiasaan Hebat untuk Siswa di Samarinda

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 11:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Pentingnya 7 Kebiasaan Hebat untuk Siswa di Samarinda Doc: Antara Foto
Ket. Mendikdasmen Profesor Abdul Mu'ti saat berbincang dengan para pelajar di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (30/9/2025).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menekankan pentingnya internalisasi Tujuh Kebiasaan Hebat kepada para siswa di Samarinda, Kalimantan Timur, dalam acara Pagi Ceria untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif.

"Acaranya tadi satu rangkaian acara Pagi Ceria dimulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, berdoa untuk menumbuhkan spiritualitas, hingga Senam Anak Indonesia Hebat atau SAIH untuk membiasakan anak-anak beraktivitas fisik," ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Samarinda, Selasa.

Menurutnya, pembiasaan aktivitas fisik ini menjadi penting di tengah gejala banyak generasi muda yang malas bergerak, sehingga rentan mengalami berbagai masalah kebugaran serta persoalan mental.

Melalui program ini, kata dia, Kemendikdasmen berharap dapat menumbuhkan kebiasaan baru yang positif untuk menciptakan generasi sesuai visi Presiden Prabowo Subianto dalam AstaCta ke-4.

Tujuh Kebiasaan Hebat tersebut dimulai dari

  1. Bangun pagi, 
  2. Beribadah, 
  3. Berolahraga, 
  4. Makan sehat bergizi, 
  5. Gemar belajar, 
  6. Bermasyarakat, dan 
  7. Tidur cepat.

Mendikdasmen menjelaskan produktivitas dapat dibangun secara fundamental melalui kebiasaan gemar belajar untuk mencetak generasi pembelajar sepanjang hayat.

Generasi yang cinta ilmu, kata dia,  diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis dan mampu memecahkan berbagai persoalan kompleks.

Sementara itu, menurut dia, kebiasaan bermasyarakat juga dianggap esensial agar generasi muda lebih dekat dengan lingkungan sosial dan alam, serta mewarisi nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut penerapan program ini di sejumlah sekolah telah terbukti memberikan tiga pengaruh positif berdasarkan hasil penelitian.

Pengaruh pertama adalah meningkatnya kedisiplinan, dimana siswa dapat tiba di sekolah tepat pada waktunya karena terbiasa bangun pagi.

Kedua, siswa menjadi lebih berstamina dan mandiri melalui kebiasaan makan sehat bergizi, yang pembentukan karakternya menjadi tujuan utama di samping pemenuhan nutrisi.

Pengaruh ketiga adalah meningkatnya semangat belajar, yang relevan dengan rencana pemberlakuan tes kemampuan akademik untuk kelas XII, IX, dan VI dalam waktu dekat.

Mengapresiasi mengapresiasi antusiasme para siswa di Samarinda yang sangat bersemangat mengikuti senam, terlebih dengan adanya GOR baru yang representatif dari pemerintah kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.