Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendes Yandri: Desa Kaliwedi Sragen Layak Jadi Contoh Pemanfaatan Dana Desa

2 Senin, 21 Jul 2025, 11:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendes Yandri: Desa Kaliwedi Sragen Layak Jadi Contoh Pemanfaatan Dana Desa Mendes Yandri: Desa Kaliwedi Sragen Layak Jadi Contoh Pemanfaatan Dana Desa Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat mengunjungi Desa Kaliwedi, Sragen, Jawa Tengah

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto berpandangan bahwa Desa Kaliwedi, Sragen, Jawa Tengah (Jateng) layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain terkait dengan pemanfaatan dana desa.

Menurut Yandri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, Desa Kaliwedi merupakan desa yang sukses memanfaatkan dana desa mulai dari untuk pengembangan wisata hingga ketahanan pangan.

"Potensi wisata diadakan, sumber bahan baku pangan untuk Makan Bergizi Gratis diadakan, dan produknya juga telah dijual hingga Pulau Bali," kata dia di sela-sela kunjungannya ke Desa Kaliwedi pada Minggu (20/7).

Ia menjelaskan terkait ketahanan pangan, Desa Kaliwedi telah mengembangkan ternak ayam petelur sebanyak 1.080 ekor dengan sistem Longyam, yakni di bawah kandang ayam terdapat kolam lele dengan 20.000 ekor ikan. Semua usaha tersebut dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Mandiri dengan pendanaan dari dana desa.

Mantan Wakil Ketua MPR RI itu juga mengapresiasi keberhasilan Desa Kaliwedi dalam mengoptimalkan dana desa untuk ketahanan pangan yang terintegrasi dengan agrowisata dan energi terbarukan melalui melibatkan anak-anak muda desa dalam pengelolaannya.

“Agrowisata ini sangat bagus karena memanfaatkan potensi alam seperti air, panas matahari lewat solar panel, dan anak muda dilibatkan,” kata dia.

Menurut Yandri, siklus ekonomi desa yang dibangun di Kaliwedi patut menjadi contoh bagi desa-desa lain. Mereka, kata dia, tidak hanya mampu menyediakan bahan pangan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga mampu menjual produk hingga luar daerah, termasuk ke Pulau Bali.

Yandri menyampaikan Kementerian Desa mendorong agar keberhasilan Desa Kaliwedi dan BUMDes Karya Mandiri dapat direplikasi di desa-desa lain di Indonesia, sejalan dengan kebijakan alokasi 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan.

Yandri juga menyarankan agar pengembangan greenhouse diperluas untuk meningkatkan produksi melon dan kelengkeng yang sudah menjadi salah satu unggulan desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.