Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Belitung Pastikan 7.808 Sapi Kurban Bebas PMK

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:48 WIB | Oleh:
Bangka Belitung Pastikan 7.808 Sapi Kurban Bebas PMK Doc: ANTARA/HO-Humas BKHIT Bangka Belitung
Ket. Petugas Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat memantau sapi kurban di Pelabuhan Pangkalbalam.

PANGKALPINANG - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan kesehatan 7.808 ekor sapi kurban yang masuk melalui pelabuhan di Pulau Bangka dan Belitung bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kami pastikan hewan kurban yang dilalulintaskan ini bebas dari PMK dan penyakit hewan menular lainnya," kata Ketua Tim Kerja Karantina Hewan BKHIT Provinsi Kepulauan Babel Zukhan Dwi Andiantoko di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan pengawasan lalu lintas hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 2025 diperketat dan ini sesuai Surat Edaran Kepala Badan Karantina Indonesia Nomor 620 Tahun 2025 tentang Kawasan Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Seluruh hewan kurban yang masuk ke Pulau Bangka dan Belitung ini sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan seperti vaksinasi, uji laboratorium, surat kesehatan hewan dari daerah asal dan lainnya," ujarnya.

Ia menyatakan jumlah sapi kurban yang masuk di sejumlah pelabuhan di Pulau Bangka dan Belitung selama April hingga 26 Mei 2025 sebanyak 7.808 ekor atau mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelum mencapai 17.562 ekor.

"Hingga saat ini belum ada sapi dan hewan dari luar daerah yang ditolak, karena semuanya sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan," katanya.

Ia menambahkan dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat, Provinsi Kepulauan Babel masih mengandalkan pasokan dari luar daerah seperti Lampung, Sumbawa dan Madura.

"Kami terus menyosialisasikan aturan-aturan dalam melalulintaskan hewan ini dan Alhamdulillah, kesadaran pelaku usaha dan masyarakat sudah sangat tinggi sehingga tidak ada lagi hewan-hewan berserta produknya yang ditolak karena tidak memiliki dokumen," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Jodar dan Shelton Belum Terbendung untuk Melaju ke Semifinal

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jodar dan Shelton Belum Ter...
Luar Negeri
Iran Ajukan Beberapa Syarat...

Kasus TPPO Disosialisasikan kepada Warga

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kasus TPPO Disosialisasikan...

Pengolah Limbah Sampah Organik Dibangun di Rorotan

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pengolah Limbah Sampah Orga...
Daerah
Cadangan Minyakita Wilayah ...

Makam Sutrimo Hari Ini Dibongkar Polda Metro Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makam Sutrimo Hari Ini Dibo...

Gauff Melaju Tanpa Mengeluarkan Keringat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gauff Melaju Tanpa Mengelua...
Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...

Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sepanjang Juni Lalu Ekonomi...

Perum Bulog Singkawang Serap 7.862,97 Ton Gabah Petani

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Perum Bulog Singkawang Sera...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.