Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Santap MBG, Puluhan Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Alami Mual hingga Diare

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 18:31 WIB | Oleh:
Usai Santap MBG, Puluhan Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Alami Mual hingga Diare Doc: Istimewa
Ket. Hingga Kamis (3/9) siang, sebanyak 70 siswa tercatat telah mendapatkan pemeriksaan di Puskesmas Kabuh. Dari jumlah tersebut, lima siswa masih menjalani rawat inap, sementara sebagian lainnya diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.

SURABAYA – Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjalani pemeriksaan medis setelah mengalami gangguan kesehatan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Keluhan mulai muncul pada Kamis (3/9), sehari setelah para siswa menerima dan mengonsumsi paket MBG di sekolah. Sejumlah siswa mengalami mual, muntah, diare, sakit perut hingga pusing.

Hingga Kamis siang, sebanyak 70 siswa tercatat telah mendapatkan pemeriksaan di Puskesmas Kabuh. Dari jumlah tersebut, lima siswa masih menjalani rawat inap, sementara sebagian lainnya diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.

Menu yang disantap siswa pada Rabu (2/9) antara lain nasi, udang saus Padang, sayur tumis, tahu, dan buah pepaya. Salah satu komponen makanan yang kemudian mendapat perhatian adalah olahan udang.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabuh Mangunan, Cakra Riski Vortuna, mengatakan pihaknya menduga udang menjadi sumber gangguan kesehatan tersebut. Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

“Kalau penyebabnya kami curiga menduga kalau keracunan berasal dari udangnya,” kata Cakra, Kamis (3/9).

Salah seorang siswa, Azura, mengaku mulai merasakan keluhan setelah pulang dari sekolah. Siswi kelas IX tersebut mengalami sakit perut, begah, pusing, dan mual.

Informasi mengenai jumlah siswa terdampak masih berkembang. Pada laporan awal, sekitar 30 siswa disebut mengalami keluhan dan tujuh di antaranya dibawa ke Puskesmas Kabuh. Laporan berikutnya mencatat jumlah siswa yang telah diperiksa mencapai 70 orang.

Pihak terkait masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap siswa serta menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Cegah Kanker Sejak Dini, YK...

Riyadh Dibombardir Houthi, Piala Asia 2027 Pindah atau Tunda?

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Riyadh Dibombardir Houthi, ...
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.