Rusia Tuduh NATO Ingin Jadikan PBB Organisasi Tanpa Fungsi
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:53 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengatakan negara anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah lama berusaha melemahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menjadikannya sebagai instrumen di bawah kendali mereka.
"Mereka (NATO) memiliki rencana rahasia untuk PBB. Rencana itu sudah ada sejak lama, karena awalnya mereka pada dasarnya ingin membubarkan PBB. Mereka ingin PBB menjadi semakin lemah," kata Zakharova kepada Radio Sputnik, Rabu (2/9).
Dia menambahkan sekutu NATO benar-benar berupaya untuk melemahkan PBB dan membuat organisasi dunia tersebut menjadi kurang efektif dan berada di bawah kendali NATO.
"Artinya, menjadikannya (PBB) sebagai organisasi yang tidak mampu menyelesaikan masalah apa pun secara mandiri dan hanya dapat digunakan sebagai alat," kata Zakharova.
Dia juga menegaskan negara-negara Barat tidak tertarik untuk memperkuat PBB, karena status universalnya merupakan tantangan.
Negara-negara Barat tidak berdiskusi tentang perlunya memperkuat PBB. Mereka, lanjut Zakharova, bahkan tidak membayar iuran keanggotaan karena tidak memerlukannya.
Dia menilai dalam pandangan negara-negara Barat, PBB merupakan tantangan yang harus dilemahkan, dari sebuah organisasi yang bersifat menyeluruh dan universal menjadi sekadar instrumen untuk mencapai kepentingan tertentu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!