Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Kaltim Selamatkan Orangutan Remaja dari Area Perkebunan Kutai Timur

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 21:03 WIB | Oleh:
BKSDA Kaltim Selamatkan Orangutan Remaja dari Area Perkebunan Kutai Timur Doc: ANTARA/HO-BKSDA Kaltim
Ket. BKSDA Kaltim bersama tim COP melakukan translokasi orang utan dari area perkebunan Kutai Timur menuju kawasan Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat.

SAMARINDA -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur berkolaborasi dengan Centre for Orangutan Protection (COP) menyelamatkan satu individu orangutan jantan remaja dari kawasan perkebunan di Kabupaten Kutai Timur guna memitigasi risiko interaksi negatif dengan manusia.

Kepala BKSDA Kaltim M Ari Wibawanto di Samarinda, Kamis, mengatakan bahwa tindakan cepat (rescue) tersebut diambil setelah pihaknya menerima laporan terkait kemunculan satwa dilindungi tersebut, yang sebelumnya dilaporkan sempat mengejar pekerja di lokasi perkebunan.

"Setelah melakukan penyisiran intensif selama dua hari di titik-titik rawan, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi orangutan jantan yang diperkirakan berusia 6 hingga 12 tahun tersebut," ujar Ari Wibawanto.

Mengingat tingginya potensi ancaman konflik antara satwa dan aktivitas manusia jika dibiarkan menetap di area perkebunan, BKSDA Kaltim memutuskan untuk segera melakukan translokasi primata tersebut ke habitat alaminya yang lebih aman.

Proses translokasi dilakukan dengan menempuh perjalanan darat menuju Busang, Kutai Timur, dan dilanjutkan dengan menyusuri jalur sungai untuk membawa satwa tersebut menuju kawasan Hutan Lindung Gunung Batu Mesangat.

Pada 31 Agustus 2026 pukul 13.45 WITA, orangutan yang kemudian diberi nama Syahrul itu akhirnya resmi dilepasliarkan kembali ke alam bebas. Sesaat setelah pintu kandang dibuka, Syahrul terpantau langsung memanjat dari satu pohon ke pohon lainnya, lalu bergerak menyusuri semak serta rotan hingga perlahan menghilang ke kedalaman hutan.

Langkah penyelamatan ini merupakan komitmen BKSDA Kaltim bersama COP dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan orangutan mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik, aman, dan terjaga kesejahteraannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kebakaran Hotel di Banglade...
Advertisement
Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.