Ketika Ebola Terlanjur Akrab dengan Kongo: Angka Kematian Meroket Lewati 3.000 Orang
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:47 WIB | Oleh: Deri Henriawan
MOSKOW - Jumlah kasus Ebola terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo (DRC) mencapai 6.186 kasus, dengan 3.007 orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut, menurut Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Kongo (INSP).
"Dalam 24 jam terakhir, tercatat 86 kasus baru dan 57 kematian. Dengan demikian, total kasus mencapai 6.186, dengan 3.007 kematian sejak wabah dimulai," kata INSP dalam laporan hariannya.
Namun, statistik resmi tersebut kemungkinan hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah kasus yang sebenarnya.
Berdasarkan penilaian dokter dan pekerja kemanusiaan yang diwawancarai The Washington Post di Provinsi Ituri dan Kivu Utara, banyak orang yang terinfeksi meninggal dunia di luar fasilitas kesehatan.
Hingga saat ini, belum ada vaksin maupun pengobatan yang mendapatkan izin resmi untuk jenis baru Ebola, Bundibugyo.
Meski demikian, data laboratorium menunjukkan vaksin Ebola Ervebo yang dikirim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Kongo mungkin dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit tersebut.
Pada 20 Agustus, WHO melaporkan telah mengirim 70 ribu dosis vaksin Ervebo ke Kongo. Vaksin tersebut ditujukan untuk melindungi tenaga kesehatan dan keperluan uji klinis. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!