Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LRT Manggarai-Kelapa Gading Segera Meluncur, Tarifnya Masih Jadi Tanda Tanya

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:39 WIB | Oleh:
LRT Manggarai-Kelapa Gading Segera Meluncur, Tarifnya Masih Jadi Tanda Tanya Doc: Antara/Asprilla Dwi Adha

JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan tarif LRT rute Kelapa Gading-Manggarai akan dievaluasi agar biaya subsidi yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

"Kami akan melakukan evaluasi. Bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan dari Pemerintah Jakarta," kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Kamis (3/9).

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menyiapkan tarif khusus Rp8 untuk LRT Kelapa Gading-Manggarai sebelum resmi beroperasi.

Menurut Pramono, tarif khusus itu diberikan dalam rangka sosialisasi terhadap masyarakat mengenai rute baru tersebut, sekaligus terkait persiapan penyelesaian hal-hal yang belum rampung.

Setelah peresmian dilakukan, Pramono mengatakan tarif tersebut akan kembali menjadi Rp5.000 secara flat hingga Oktober 2026.

Setelah Oktober 2026, Pemprov akan menghitung kembali besaran tarif untuk rute tersebut.

"Mudah-mudahan, dalam sosialisasi dengan tarif itu menjadi Rp8, saya meyakini pasti setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pelanggan yang baru, yang selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan dari Kelapa Gading sampai Manggarai," ujar Pramono.

Sebelumnya, peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai sempat dijadwalkan pada 26 Agustus 2026, namun batal dilakukan.

Pemprov kemudian memutuskan menjadwalkan ulang peresmian moda transportasi publik tersebut setelah melakukan evaluasi terhadap kesiapan kegiatan dan layanan.

 Kendati pembangunan jalur dan rel disebut sudah selesai, masih ada sejumlah fasilitas yang perlu disempurnakan sebelum LRT Kelapa Gading-Manggarai benar-benar dibuka untuk masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...

PSS Sleman Kini Lebih Siap Mengarungi Liga Super

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Kini Lebih Siap ...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.