Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Street Feeding: Antara Kasih Sayang dan Gangguan, Mana Solusi Terbaik?

📅 Senin, 05 Mei 2025, 14:41 WIB | Oleh:
Street Feeding: Antara Kasih Sayang dan Gangguan, Mana Solusi Terbaik? Doc: Pribadi/yds
Ket. Ada unggahan viral terkait larangan memberi makan kucing liar di sebuah kompleks perumahan.

Perdebatan mengenai praktik street feeding atau pemberian makan hewan liar di jalanan kembali mencuat di media sosial, memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat urban. Isu ini kembali menghangat setelah viral unggahan larangan memberi makan kucing liar di sebuah kompleks perumahan.

Unggahan akun X @djamtj*** memperlihatkan papan larangan yang tegas melarang warga memberi makan kucing liar demi menjaga kebersihan lingkungan. Dalam keterangannya, pemilik akun menyoroti potensi gangguan kenyamanan warga akibat praktik tersebut, seperti populasi kucing yang meningkat dan potensi konflik dengan warga.

Unggahan ini memicu beragam reaksi. Sebagian warganet mendukung larangan tersebut, mengeluhkan masalah kebersihan dan ketertiban yang ditimbulkan oleh kucing liar. Namun, tak sedikit pula yang membela street feeding sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup.

Dr. Rani Kumala, seorang dokter hewan dan aktivis kesejahteraan hewan, berpendapat bahwa street feeding tanpa pengelolaan yang baik dapat menimbulkan masalah.

"Memberi makan memang tindakan mulia, tetapi perlu dipertimbangkan dampaknya pada lingkungan dan kesehatan hewan itu sendiri. Populasi yang tidak terkontrol bisa menyebabkan persaingan sumber daya, penyebaran penyakit, dan konflik dengan warga. Solusi terbaik adalah program Trap-Neuter-Return (TNR) yang dikombinasikan dengan pemberian makan terpusat dan terkelola," ujarnya.

Sedangkan, Prof. Bambang Susetyo, seorang sosiolog perkotaan dari Universitas Indonesia, melihat polemik ini sebagai cerminan tantangan hidup berdampingan dengan hewan liar di lingkungan urban.

"Di satu sisi, ada nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap hewan. Di sisi lain, ada kebutuhan warga akan kenyamanan dan ketertiban lingkungan. Solusi yang berkelanjutan memerlukan dialog antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas pecinta hewan, dan warga, untuk mencari jalan tengah yang mengakomodasi kedua kepentingan," katanya.

Perdebatan ini menunjukkan kompleksitas isu street feeding. Mencari upaya terbaik memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan kesejahteraan hewan, kenyamanan warga, dan keberlanjutan lingkungan. Program TNR yang terkelola, edukasi masyarakat, dan penyediaan fasilitas penampungan hewan yang layak bisa menjadi bagian dari solusi yang lebih komprehensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
Trump Kembali Berupaya Peca...
Nasional
Layanan Pasien BPJS Harus B...
Luar Negeri
Krisis Migran Picu Spanyol-...
Nasional
Pembangunan Berkelanjutan B...
Luar Negeri
Arab Saudi-Turki-Pakistan T...
Luar Negeri
Nagasaki Tak Inginkan Terja...

AS Kecam tindakan Tiongkok di LTS

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Kecam tindakan Tiongkok ...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.