Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Flushing Dapat Kurangi Sedimentasi Bendungan

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Flushing Dapat Kurangi Sedimentasi Bendungan Doc: Antara

Blitar - Perum Jasa Tirta (PJT) I mengungkapkan bahwa flushing di Bendungan Wlingi dan Lodoyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur untuk mengurangi sedimentasi (endapan lumpur atau sedimen) sehingga daya tampung lebih maksimal.

Vice Presiden Regional 1 Perum Jasa Tirta I Ganindra Adi Cahyono mengemukakan kapasitas atau daya tampung dari waduk perlu dijaga sehingga dilakukan dengan flushing atau penggelontoran sedimen waduk ini (masyarakat menyebut pladu).

"Manfaat dari kegiatan flushing ini utamanya menjaga volume kapasitas tampungan air waduk. Kalau dilihat masyarakat dengan kearifan lokalnya memanfaatkan kegiatan ini untuk mendapatkan tambahan pendapatan dari ikan yang mudah ditangkap," katanya di Blitar, Minggu.

Ia mengatakan flushing rutin dilakukan setiap tahun. Namun, saat pandemi COVID-19, kegiatan ini tidak dilakukan sehingga dampaknya terasa.

Saat pandemi COVID-19, flushing dihentikan dua tahun sehingga sedimen keras. Hal itu juga bisa berpengaruh pada berbagai sektor, baik untuk pembangkit listrik, layanan air baku untuk industri, maupun irigasi.

Dalam flushing, Jasa Tirta I menempatkan enam ekskavator di Bendungan Wlingi dan dua unit di Bendungan Lodoyo, untuk membantu menyingkirkan endapan yang mulai mengeras.

Kepala Sub Divisi Operasi dan Pemeliharaan WS Brantas 1 Perum Jasa Tirta I Sucipto Eko Pranoto menambahkan untuk persiapan flushing sudah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PLTA dan himpunan petani pemanfaat air.

Ia menyebut air dari bendungan ini bisa mengaliri 13 ribu hektare lahan pertanian di Kabupaten Blitar dan Tulungagung, sehingga volume harus terus dijaga.

Kegiatan flushing, kata dia, selama satu pekan, 27 April 2025 hingga 3 Mei 2025. Dalam realisasinya, pintu air di Bendungan Wlingi dan Lodoyo, Kabupaten Blitar dibuka semua dan bertahap sehingga flushing bisa lebih optimal.

"Tiga pintu (Bendungan Wlingi) dibuka semua dan bertahap. Kami pastikan keamanan juga, karena jika turun terlalu banyak stabilnya akan terganggu, terus juga mencari aman untuk hulu. Jika besar hilir juga besar (airnya)," kata dia.

Pihaknya menyebut Bendungan Wlingi selesai dibangun dan beroperasi pada 1980, awalnya bisa menampung hingga 5,2 juta meter kubik air. Namun, dalam perjalanannya terjadi endapan material yang keras sehingga flushing dilakukan.

Sebelum flushing dilakukan pada 2025, kapasitas atau daya tampung tinggal 2,4 juta meter kubik. Setelah flushing diharapkan ada penambahan volume sedimen sekitar 300 ribu meter kubik sehingga minimal volume menjadi 2,7 juta meter kubik.

Hal yang sama juga dilakukan di Bendungan Lodoyo, yang diharapkan bisa ada penambahan volume hingga 200 ribu meter kubik. Kapasitas awal Bendungan Lodoyo sekitar 5,1 juta meter kubik dan saat ini volume sekitar 2,1 juta meter kubik atau sekitar 45 persen.

Dengan flushing diharapkan ada penambahan volume 200 ribu meter kubik sehingga daya tampung minimal bisa 2,3 juta meter kubik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.