Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Aman dan Ramah Anak Jadi Fokus Program Baru Pemkab Luwu Timur.

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 12:38 WIB | Oleh:
Sekolah Aman dan Ramah Anak Jadi Fokus Program Baru Pemkab Luwu Timur. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah anak sekolah dasar tampak riang mengikuti Program Puspaga Goes To School yang menyasar 30 sekolah di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) resmi memulai Program "Puspaga Goes To School" sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin melalui keterangan yang diterima di Makassar, Kamis, menegaskan pentingnya menghadirkan sekolah sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi anak.

“Sekolah harus menjadi tempat kedua setelah rumah yang mendukung tumbuh kembang anak. Tidak boleh ada kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi,” ujarnya.

Masdin mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan oleh Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak bersama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), dengan menyasar 30 sekolah yang terdiri dari 10 SD, 10 SMP, dan 10 SMA di seluruh wilayah Luwu Timur.

Pada hari pertama, sosialisasi dilakukan di SD 146 Maleku dan SD 147 Wonorejo. Selanjutnya, hari kedua berlangsung di SD 210 Maliwowo dan SD 211 Tawakua.

Masdin juga menambahkan, melalui program ini diharapkan anak-anak memahami haknya dan berani melapor jika merasa tidak aman.  

Sementara itu, Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Lutim, Ramlah Muhammad Djono menjelaskan bahwa materi disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

“Untuk tingkat SD, fokus diberikan pada pengenalan hak anak, etika pertemanan, serta cara melapor jika mengalami kekerasan. Metode yang digunakan bersifat interaktif, seperti diskusi, simulasi, dan sesi konsultasi singkat,” kata Ramlah.

Program ini mendapat respons positif dari pihak sekolah karena dinilai membantu meningkatkan pemahaman tentang perlindungan anak sekaligus memperkuat peran guru dalam mendeteksi potensi kekerasan sejak dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.