Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

782 Calon Haji Asal Pamekasan Masuk dalam Kategori Berisiko Tinggi

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
782 Calon Haji Asal Pamekasan Masuk dalam Kategori Berisiko Tinggi Doc: Antara

Pamekasan - Sebanyak 782 dari total 1.384 calon haji asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang akan menunaikan ibadah pada musim haji tahun ini masuk kategori berisiko tinggi, dan memerlukan pendampingan khusus dari panitia penyelenggara ibadah haji.

"Data tentang calon haji yang masuk kategori berisiko tinggi ini sesuai dengan laporan hasil pemeriksaan di berbagai puskesmas se-Kabupaten Pamekasan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Saifudin, di Pamekasan, Selasa.

Ia menjelaskan, calon haji yang masuk kategori berisiko tinggi tersebut sebagian besar merupakan lanjut usia, dan merupakan penderita penyakit penyerta, seperti hipertensi dan diabetes melitus.

"Kami telah menyampaikan data-data calon haji yang berisiko tinggi tersebut kepada panitia, agar mereka bisa mendapatkan perhatian khusus dari panitia dalam banyak hal, terutama fasilitas layanan kesehatan dan pemantauan dari tim medis yang bertugas," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan Abdul Halim mengatakan, telah menerima laporan hasil pemeriksaan kesehatan calon haji itu, terutama terkait calon yang berisiko tinggi.

"Mereka yang masuk kategori berisiko tinggi akan mendapatkan perhatian khusus, baik dari panitia penyelenggara maupun tenaga medis yang bertugas," katanya.

Calon haji sebanyak 1.384 orang asal Kabupaten Pamekasan tahun ini terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 73, 74, 75, dan 76.

Calon haji yang tergabung dalam Kloter 73 sebanyak 309 orang, Kloter 74 sebanyak 325 orang, Kloter 75 sebanyak 376 orang, dan Kloter 76 sebanyak 374 orang.

"Mereka akan berangkat ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026, sedangkan pelepasan secara simbolis telah dilakukan hari ini di Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.